Monthly Archives: August 2012

Cara Mengatasi Error di Filezilla – Failed to Retrieve Directory Listing

Error ini kadang sangat sering Anda jumpai jika Anda sedang connect ke Filezilla Anda:

Response:           200 PORT command successful. Consider using PASV.
Command:          LIST
Error:     Connection timed out
Error:     Failed to retrieve directory listing

Cara mengatasi error di atas adalah:

1. Buka Filezilla –> Settings
2. Click on Connection –> FTP: Pilih ACTIVE
3. Click on Connection -> FTP -> Active Mode: Select “Ask your operating system for the external IP address”
4. Click on Connection -> FTP -> Passive Mode: Choose Fall Back to Active Mode

Anda dapat melihat image di bawah ini:

Coba connect kembali.  Semoga tutorial di atas membantu. 🙂

Advertisements
Categories: Filezilla | Tags: , , , , , | 1 Comment

ASP.NET Hosting – Indonesia :: Bagaimana Cara Mengaktifkan SQL Server Session di Web Applikasi Anda

Di ASP.NET, ada 3 macam mode untuk menyimpan session Anda:

  • Inproc
  • StateServer
  • SQL Server

Tapi di sini, saya hanya akan membahas InProc dan SQL Server

Inproc Mode menawarkan performa yang lebih cepat karena session disimpan di IIS Worker Process. Kekurangan menggunakan mode ini adalah session dapat hilang apabila worker process kena recycle.

Sedangkan jika memakai SQL Server maka akan lebih pelan performanya daripada memakai InProc, kira 15-20% lebih pelan. Namun keuntungannya Anda tidak akan kehilangan session Anda walaupun worker process Anda kena recycle.

Untuk mengaktifkan SQL Server session, Anda perlu mengedit web.config file Anda seperti berikut ini:

< sessionState
mode="SQLServer"
allowCustomSqlDatabase = "true"
sqlConnectionString="data Source=<SQLSERVERNAME>;database=<SQLDATABASENAME>;user id=<SQLUSER>;password=<SQLPASSWORD>"
cookieless="true"
timeout="15"
/>

Semoga membantu. 🙂

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , | Leave a comment

ASP.NET Hosting – Indonesia :: Cara Host ASP.NET Aplikasi Anda ke Web Server (IIS)

Pada artikel ini, saya akan menunjukkan bagaimana cara host asp.net aplikasi di IIS 7 baik di Windows 7 maupun di Windows Server 2008 R2.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Introduction

Secara umum bagian hosting dari aplikasi ini tidak dilakukan oleh developer, namun dalam beberapa skenario di mana ukuran tim yang kecil atau kita perlu untuk meng-host aplikasi pada server lokal, developer perlu melakukan semua pekerjaan ini. Pada artikel ini, saya akan menunjukkan bagaimana cara host sebuah aplikasi asp.net di IIS 7,5 pada Windows 7 Home Premium Sistem Operasi.

Langkah 1

Buka IIS baik dari Start Menu dengan menulis “inetmgr” perintah di kotak pencarian atau di jendela perintah (Anda harus memiliki hak administrator).

Anda juga dapat melakukan cara yang sama dengan ke Control Panel Anda–> click Administrative Tools–> IIS seperti gambar di bwah ini:

Pastikan IIS telah di install di komputer Anda, kalau tidak Anda tidak dapat melihat opsi tersebut. 🙂

Langkah 2

Nah, setelah Anda membuka IIS seperti gambar di bawah ini:

Sekarang right click pilih sites dan pilih Add web site dan di bwah ini screen yang muncul:

Masukkan nama Site Anda (di sini saya memakai SampleWebSite), pilih physical folder yang Anda inginkan untuk menyimpan file Anda lalu click OK.

Click tombol OK dapat memberikan “alert box” seperti di atas yang mengkomplain tentang port yang akan Anda gunakan. Karena port default 80 digunakan untuk situs web default dari IIS Anda sehingga Anda perlu mengubahnya. Klik pada tombol No pada “alert box” di atas dan ganti port Anda. Saya telah mengubah port untuk 8123 sesuai dengan yang ditampilkan di bawah ini dan klik tombol OK.

Lalu klik OK, maka akan muncul gambar di bawah ini:

Langkah 3

Klik Advance Settings, Anda dapat merubah settingannya atau default saja.

Langkah 4

Sekarang, web Anda telah siap utk di-browsing, right click pada nama web Anda (SampleWebSite pada contoh saya) dan ke Manage Web site–> Browse dan kamu akan melihat Internet Windows Explorer terbuka yang menampilkan web Anda.

Langkah 5

Pemberitahuan: Website Anda tidak dapat bekerja jika Anda telah men-develop Visual Studio 2010 karena web.config Anda mungkin memiliki beberapa tag yang tidak diidentifikasi oleh IIS. Hal ini dikarenakan website yang kita create sekarang hanya akan meng-host website Anda di applikasi pool Anda sendiri yang cuman memiliki .NET 2 versi. Jadi, Anda perlu mengubah ke versi NET Framework. 4.0.

Klik Application Pool pada panel sebelah kiri dan double click pada Application Pool Web Anda dan Anda pasti dapat melihat gambar di atas, lalu pilih .net 4 sebagai pilihan Anda. Sekarang, ikutin langkah 4 sebelumnya dan Anda dapat melihat default page Anda.

Semoga tutorial di atas membantu. 🙂

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , | 5 Comments

ASP.NET Hosting – Indonesia :: Bagaimana Cara Create Cookies di ASP.NET

Hello… Tutorial hari ini saya akan memberitahu cara menciptakan cookies di ASP.NET. Biasanya kalau di shared hosting, Anda tidak boleh/tidak disarankan memakai session, oleh karena itu sebagai alternatifnya, Anda bisa menggunakan cookies.

Cookie yang juga dikenal sebagai HTTP cookie, web cookie, atau pun browser cookie, digunakan sebagai situs/web asal untuk mengirim  state information untuk browser pengguna. State information ini dapat digunakan untuk otentikasi, identifikasi sesi pengguna, preferensi pengguna, shopping cart, atau apapun yang dapat dicapai melalui data teks penyimpanan.

Anda dapat menggunakan code di bawah ini untuk memakai cookie:

HttpCookie myCookie = new HttpCookie(“visit”);
myCookie.Value = DateTime.Now.ToString();
myCookie.Expires = DateTime.Now.AddDays(1);
Response.Cookies.Add(myCookie);

 

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , | Leave a comment

SQL Hosting – Indonesia :: Bagaimana Mengatasi Error 40 – Could not open connection to SQL Server

Ini adalah error yang kadang-kadang Anda temukan:

An error has occurred while establishing a connection to the server. When connecting to SQL Server 2005, this failure may be caused by the fact that under the default settings SQL Server does not allow remote connections. (provider: Named Pipes Provider, error: 40 – Could not open a connection to SQL Server) (Microsoft SQL Server, Error: 2)

Ini dapat terjadi ketika SQL server belum menerima remote connection. Kita harus meng-enable remote connection sehingga hal di atas tidak terjadi.

Berikut adalah caranya:

1. Pastikan bahwa SQL server sedang beroperasi.
2. Pastikan bahwa SQL Server Browser telah enable local remote connection dan pastikan bahwa Firewall tidak blok Port-nya SQL
3. Ke SQL Server Configuration Manager, click SQL Server Browser –>Properties à Advanced à locate the instance ID in the property list dan click OK.
4. Anda dapat melihat artikel ini tentang bagaimana cara mengaktifkan remote connection.

Semoga artikel di atas membantu. 🙂

Categories: SQL Server | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Blog at WordPress.com.