Monthly Archives: February 2013

Apa itu Web Hosting? Perbedaan Antara Dedicated Server, VPS, dan Shared Hosting

Apa sih itu web hosting? Web hosting adalah salah satu tempat penyewaan jasa internet yang mampu menyimpaan dan mengonlinekan data-data yang ada dalam website suatu organisasi atau perorangan, sehingga data tersebut dapat direquest atau diakses oleh user dari semua tempat secara simultan. Inilah yang menyebabkan sebuah website dapat diakses bersamaan dalam satu waktu oleh multi user.

Pada dasarnya sebuah server web hosting menggunakan sebuah komputer biasa namun menggunakan beberapa komponen dan program dasar sebuah server serta disarankan harus mampu untuk online 24 jam setiap hari dan tanpa harus dimatikan dalam jangka waktu lebih lama daripada komputer biasa.

Untuk itu pada kesempatan kali ini pangupodit akan membahas tentang perbedaan web hosting. Dalam dunia web hosting di bagi menjadi 3 bagian yang diantaranya Dedikated Server atau yang kita kenal dengan DS, Virtual Privat Server atau yang kita kenal VPS dan yang terakhir Shared Hosting.

Nah, jika Anda sedang ingin mencoba teknologi cloud computing terbaru, Anda dapat mengunjungi tempat kami di JaringanHosting.com

Dedicated Server

Jenis hosting ini biasa digunakan untuk solusi hosting terhadap kebutuhan yang berskala besar atau kompleks. Pengguna bisa memilih atau menyediakan spesifikasi server yang diinginkan, yang kemudian ditempatkan pada sebuah data center. Pengguna bisa menggunakan sumber daya server secara leluasa karena administrasi server dikelola atau dimiliki oleh pemilik server.

Dedicated server biasa digunakan oleh penyedia layanan hosting (shared hosting / vps), application service provider, atau website yang memiliki trafik dan atau membutuhkan resource yang tinggi. Jika dilihat dari harga, pengelolaan dedicated server cukup mahal jika dibandingkan dengan shared-hosting atau VPS.

Virtual Private Server / VPS

Virtual Private Server (VPS) merupakan teknologi perangkat lunak yang memungkinkan pembagian sumber daya ke dalam beberapa virtual mesin (server). Tiap-tiap virtual server akan mempunyai sistem operasi yang berjalan secara mandiri. VPS menyediakan akses penuh terhadap user root, setiap VPS mempunyai konfigurasi yang bisa diatur layaknya pada server fisik (dedicated server).

Kelebihan dari penggunaan VPS antara lain

* Performa yang baik seperti layaknya dedicated server
* Kebebasan dalam menggunakan sistem operasi atau software yang dibutuhkan
* Menghemat biaya, jika dibandingkan dengan menggunakan dedicated server

VPS biasanya digunakan pada website atau aplikasi yang memerlukan resource medium diatas shared hosting. Jika Anda memiliki website atau aplikasi yang memerlukan resource cukup tinggi dengan budget rendah, Anda bisa menggunakan layanan VPS.

Cloud Hosting

Secara garis besar cloud hosting merupakan layanan hosting yang terhubung pada banyak server, dimana pengguna tidak perlu khawatir akan kinerja server yang tidak stabil atau sumber daya yang terbatas pada layanan hosting tradisional seperti dedicated server atau shared hosting.

Teknologi cloud computing memungkinkan kita memiliki resource yang tidak terbatas karena terhubung ke banyak mesin (server) fisik, sehingga memudahkan kita untuk menambahkan server baru secara on the fly tanpa mengganggu proses yang sedang berjalan.

Kelebihan dari penggunaan cloud hosting

• Menghidari Keterbatasan Hardware

Cloud Hosting memastikan kebutuhan pengguna akan RAM, CPU, Quota Harddisk dan proses sepenuhnya terpenuhi. Ketika kebutuhan meningkat, Anda dapat dengan mudah memperluas kapasitas sesuai dengan jumlah yang Anda inginkan. Perusahaan hosting dapat menambahkan banyak sumber daya sesuai dengan permintaan pelanggan.

• Skalabilitas yang tinggi dan Kinerja yang baik

Tidak ada batasan untuk jumlah skalabilitas yang dapat dicapai dengan cloud hosting, seperti penambahan atau pengurangan resource tidak akan mengganggu alur kerja atau proses yang sedang berjalan. Sumber daya akan didedikasikan penuh, sehingga tidak ada resource yang tidak terpakai. Anda tidak perlu khawatir akan konfigurasi load balancer ketika website Anda memiliki trafik yang tinggi.

• Membayar Sesuai dengan kebutuhan

Cloud hosting memiliki pengelolaan sumber daya sendiri, sehingga Anda bisa menentukan sumber daya yang dibutuhkan. Pengguna bisa memilih ukuran server (misalnya virtual), yang meliputi RAM, Disk Space dan juga sistem operasi (Linux atau Windows). Nasabah akan membayar sesuai dengan resource yang digunakan seperti penggunaan memory atau bandwidth.

Shared Hosting

Merupakan layanan hosting yang digunakan bersama-sama oleh pengguna lainnya. Para pengguna layanan ini menggunakan sumber daya baik software maupun hardware atau IP Address secara bersama-sama. Hosting seperti ini dipengaruhi oleh setiap proses yang dilakukan oleh pengguna, jika ada pengguna hosting yang melakukan proses yang berlebihan dan membebani server, maka pengguna lainnya akan terkena imbasnya, seperti server menjadi lambat bahkan ada kemungkinan website menjadi tidak bisa diakses.

Sebagai contoh jika server shared hosting terkena hack, atau hardware failure maka seluruh pengguna shared hosting akan terkena dampaknya seperti website tidak bisa diakses. Pemilik server tentunya akan melakukan pemantauan secara bertahap dan rutin terhadap proses yang terjadi didalam server, biasanya admin akan melakukan suspend account terhadap pengguna yang melakukan pelanggaran atau mengganggu terhadap kinerja server.

Shared hosting cocok bagi Anda yang mempunyai blog, web presence, toko online. Dari sisi harga jenis hosting ini lebih murah jika dibandingkan dengan jenis hosting lainnya, kembali kepada paket yang disediakan oleh hosting provider.

Kekurangan dari shared hosting ini, pengguna tidak bisa leluasa dalam menggunakan sumber daya server, atau menggunakan software sesuai dengan kebutuhan karena hak penuh terhadap administrasi server dipegang sepenuhnya oleh admin.

Advertisements
Categories: Cloud Hosting | Tags: , , , , , , , | Leave a comment

Cara Menampilkan Favicon pada Website Anda

Favicon adalah gambar kecil yang ditampilkan pada sisi kiri dari address bar di browser, atau pada tab di browser. Menambahkan Favicon adalah cara yang bagus untuk meningkatkan impression pada website anda agar mudah diingat orang.

Berikut adalah tampilan favicon dari website penyedia hosting terkemuka di Indonesia, JaringanHosting.com.

– Contoh tampilan favicon pada browser Firefox:

image_1

– Contoh tampilan favicon pada browser Google Chrome:

image_2

– Contoh tampilan favicon pada browser Internet Explorer:

image_3

Menambahkan favicon ke website Anda sangat mudah. Pertama, Anda perlu membuat ikon sebesar 16 x 16 piksel dan nama favicon.ico. Tidak ada format file lain atau ukuran yang diterima selain itu. Simpan favicon Anda ke direktori root dari aplikasi web ASP.Net Anda:

image_4

Dalam beberapa browser lama (misalnya, Internet Explorer 5), hanya itu saja yang perlu dilakukan. Namun untuk browser versi terbaru dari Firefox, Internet Explorer dan Chrome, Anda perlu menambahkan dua link ke favicon Anda ke bagian head dalam HTML Anda. Jika Anda menggunakan master page, dua link ini ditaruh di bagian head pada master page:

<head runat=”server”>
<title>My Website</title>
<link runat=”server” rel=”shortcut icon” href=”favicon.ico” type=”image/x-icon”/>
<link runat=”server” rel=”icon” href=”favicon.ico” type=”image/ico”/>
</head>

Alasan Anda memiliki dua link untuk favicon yang sama adalah untuk memastikan favicon Anda bekerja pada semua browser. Beberapa browser, seperti Firefox, akan bekerja dengan baik walaupun anda hanya menaruh satu link. Tapi untuk Internet Explorer versi 6 dan 7 lebih pemilih. Jadi lebih aman jika anda memasukkan dua link agar favicon anda dapat ditampilkan di semua browser.

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Keuntungan Cloud Hosting dibandingkan Shared Hosting

Saat ini banyak orang tertarik pada cloud hosting. Dulu website di host pada dedicated server standar. Satu dedicated server meng-host banyak website. Kadang account shared hosting, server untuk email, dan database disimpan pada dedicated server yang sama. Kelemahan dari hal ini adalah jika dedicated server tersebut down atau error, website Anda akan ikut down. Hal ini berbeda pada Cloud server. Salah satu penyedia Cloud Hosting di Indonesia yang direkomendasi oleh Microsoft adalah JaringanHosting.com

Beberapa keuntungan Cloud hosting:

Cloud server sangat scalable, artinya Anda dapat memilih untuk membayar sesuai apa saja resource yang Anda gunakan. Ini seperti tarif ponsel, anda membayar sesuai pemakaian Anda. Jika Anda hanya menggunakan sedikit resource, Anda hanya membayar untuk resource tersebut. Jika Anda tiba-tiba mendapat traffic yg tinggi, Cloud memungkinkan Anda untuk memperluas langsung resource Anda. Cloud Hosting secara otomatis memberikan resource apa yang Anda butuhkan. Website Anda tidak akan offline karena adanya lonjakan tak terduga dalam traffic. Anda hanya akan ditagih untuk tambahan yang digunakan. Dalam hal ini, Cloud Hosting lebih hemat biaya. Ingat Anda masih dalam lingkungan virtual hosting sendiri-bukan sharing. Tidak perlu membayar untuk dedicated server yang mahal lagi.

Cloud hosting lebih handal. Apakah Cloud Hosting lebih dapat diandalkan telah menjadi subyek perdebatan sengit. Namun menurut saya, jika dilihat dari kasus standar shared hosting di mana jika salah satu dedicated server down, website Anda langsung ikut offline. Tetapi berbeda pada Cloud hosting, Cloud hosting terdiri dari banyak node atau dedicated server. Dengan demikian, website anda tidak akan terganggu walaupun satu atau dua node offline pada waktu bersamaan.

Deploying Cloud hosting sangat cepat dan mudah. Jika menggunakan dedicated server hosting, hal pertama yang harus dilakukan adalah deploying hardware. Kemudian harus men-setup software dan service. Cloud hosting memangkas masalah ini. Anda hanya perlu menaruh slot di server ketika Anda membutuhkannya.

Categories: Cloud Hosting | Tags: , , , , , | 1 Comment

Blog at WordPress.com.