Monthly Archives: March 2013

Bagaimana Cara Schedule Database Backups untuk SQL Server Express

Anda pasti tidak begitu memikirkan pentingnya database backup sampai Anda kehilangan file Anda atau Anda ingin merestore file Anda yang sebelumnya. Nah, pada saat seperti ini Anda baru memikirkan pentingnya database backup. Mempunyai database backup secara harian itu adalah sebuah hal yang sangat membantu dan menolong Anda jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Dengan bantuan dari Microsoft SQL database, semuanya menjadi lebih mudah. Namun jika Anda menggunakan SQL Express yang gratis, maka untuk melakukan schedule database backup adalah tidak mungkin.

Memang tidak ada biaya untuk lisensi SQL Server Express tetapi ada keterbatasan jika Anda menggunaka SQL Server Express, salah satunya adalah ukuran database size. Anda dapat melihat perbedaan secara rinci di http://msdn.microsoft.com/en-us/library/cc645993%28v=SQL.110%29.aspx. Selain itu, Anda sudah dipastkan tidak dapat menggunakan SQL Profiler dan juga SQL Agent.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

SQL Agent mempunyai fungsi untuk melakukan tugas-tugas administrasi seperti schedule backup yang berjalan secara otomatis. Ya, saya tahu bahwa Anda juga dapat menggunakan SQL Server express untuk mem-backup database Anda, namun perlu diingat bahwa Anda tidak dapat menjadwalkan tiap hari secara otomatis. Anda harus turun tangan untuk membackupnya sendiri.

SQL Scheduler merupakan fitur yang menarik dan mudah diinstall juga. Setelah diinstall, Anda dapat menjalankannya di server Anda, dapat dilihat di services. Jika Anda menggunakan GUI, maka Anda dapat mengkonfigurasi backup dan tugas-tugas administratif dengan menggunakan perintah SQL untuk dijalankan pada jadwal apapun. Anda juga dapat mengkonfigurasinya untuk mengirim email pemberitahuan setelah tasknya telah selesai ataupun gagal.

Instruksi SQL Scheduler Setup

Langkah 1.
Untuk menginstal Anda hanya perlu men-download paket instalasi ke server Anda langsung dari http://www.lazycoding.com. Setelah didownload dan di-unzip, buka dengan command prompt dan jalankan file installservice.bat. Anda hanya perlu menunggu beberapa menit.

image_1

Langkah 2.
Ketika Anda memulai program pertama kali Anda harus terlebih dahulu terhubung ke Server SQL Express Anda. Gambar di atas menunjukkan bagaimana aplikasi akan terlihat setelah Anda terhubung dan sebelum Anda menjalankan task/tugas yang diberikan. Buatlah new task/job dengan mengklik pada menu File. Dalam contoh ini saya akan membuat pekerjaan untuk jadwal full backup dari setiap database pada server setiap hari pada 3:00 AM. Berikan pekerjaan baru Anda nama dan pastikan untuk mengklik kotak centang untuk mengaktifkan job tersebut.

image_2

Langkah 3.
Ketika Anda mengklik pada tab Rincian, Anda dapat memasukkan perintah SQL yang akan melakukan tugas-tugas administrasi yang perlu dijalankan. Pastikan bahwa Anda menyimpan database backup Anda di path yang benar.

image_3

Langkah 4.
Selanjutnya klik pada tab Jadwal untuk mengkonfigurasi tanggal dan waktu yang Anda inginkan pekerjaan untuk menjalankan dan klik save.

image_4

Langkah 5.
Pada tahap ini pekerjaan siap untuk dijalankan secara otomatis pada jadwal yang Anda pilih. Anda juga dapat secara manual menjalankan pekerjaan dengan mengklik kanan di atasnya dari window aplikasi Anda. Hasil dari Last Run Tab akan menampilkan informasi rinci tentang pekerjaan setelah berjalan. Jika Anda ingin notificationnya diketahui lewat email, maka buka file SQLScheduler.WindowsService.exe.config dan edit blok kode ini dengan pengaturan server mail Anda.

image_5

Jika Anda menggunakan script yang diberikan di atas, maka backup akan berjalan secara otomatis setiap hari dan perlu diketahui juga ini merupakan full database backup. Dan database ini disimpan di subfolder yang Anda inginkan. Nah, sekarang Anda punya full database backup setiap hari. Jadi, kalau terjadi hal yang tidak diinginkan, maka Anda bisa merestore database Anda.

Semoga tutorial di atas membantu Anda.

Advertisements
Categories: SQL Server | Tags: , , , , , , | Leave a comment

ASP.NET Hosting Tips :: Tip-Tip URL Rewriting

Pada kesempatan terakhir, saya telah membicarakan URL Routing di ASP.NET 4.0. Tutorial kali ini mungkin sedikit agak panjang lebar dan saya harap Anda tidak bosan dengan blog saya. Tutorial hari ini akan berpusat pada tips apa saja yang dilakukan untuk melakukan URL Rewrite supaya SEO Anda itu bagus di google dan web Anda mempunyai ranking yang bagus di google. Semua setting ini dapat Anda lakukan di IIS 7 Anda dan juga web.config Anda. Tetap untuk alasan lebih simple, saya akan memberitahu code yang dipakai di web.config Anda.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Untuk memulai, tambahkan new section seperti di bawah ini:

<rewrite>
<rules>
</rules>
</rewrite>

Tips 1: Tambahkan atau Hilangkan Trailing Slash

Trailing slash dalam URL menciptakan situasi yang menyebabkan google mengingat URL yang berbeda dan membagi peringkat, misalnya ada banyak perbedaan dalam: http://abc.com dan http:/abc.com/

Ini dapat diperbaiki dengan menambahkan aturan penulisan ulang yang secara otomatis mengarahkan pengguna ke pengaturan standar yaitu dengan atau tanpa garis miring. Saya akan mendaftarkan keduanya dan Anda yang memutuskan untuk memilih yang mana. Jadi mari kita mulai dengan aturan untuk Slash ada di bawah tag <rule> didefinisikan di atas.

<rule name="Remove Trailing Slash" stopProcessing="true">
<match url="(.*)/$" />
<conditions>
<add input="{REQUEST_FILENAME}" matchType="IsDirectory" negate="true" />
<add input="{REQUEST_FILENAME}" matchType="IsFile" negate="true" />
<add input="{URL}" pattern="WebResource.axd" negate="true" />
<add input="{URL}" pattern="ScriptResource.axd" negate="true" />
</conditions>
<action type="Redirect" redirectType="Permanent" url="{R:1}" />
</rule>

Tambahkan Add the slash di akhir:

<rule name="Add trailing slash" stopProcessing="true">
<match url="(.*[^/])$" />
<conditions>
<add input="{REQUEST_FILENAME}" matchType="IsFile" negate="true" />
<add input="{REQUEST_FILENAME}" matchType="IsDirectory" negate="true" />
</conditions>
<action type="Redirect" redirectType="Permanent" url="{R:1}/" />
</rule>

Tips 2: Default Document Rewrite

Untuk pengguna ASP.NET seperti saya ini, maka akan terlihat sama http://abc.com dan http://abc.com/default.aspx karena keduanya terikat untuk menampilkan konten yang sama, bukan? tetapi untuk mesin pencari/google, hal ini akan menampilkan hasil yang berbeda. Untuk menetapkan aturan bahwa siapa pun yang mengunjungi http://abc.com/default.aspx harus otomatis di-direct ke http://abc.com. Inilah tips-nya.

Tips 3: Casing URL

Yap, memang sangat penting untuk menentukan URL Anda, apakah itu huruf kecil atau besar, Anda harus seragam dan konsisten sehingga google dapat men-crawl web Anda:

<rule name="Lower Case URLs" stopProcessing="true">
<match url="[A-Z]" ignoreCase="false" />
<conditions logicalGrouping="MatchAll" trackAllCaptures="false">
<add input="{URL}" pattern="WebResource.axd" negate="true" />
</conditions>
<action type="Redirect" url="{ToLower:{URL}}" />
</rule>

Tips 4: Canonical Hostnames

Anda mungkin telah mencatat situasi di mana beberapa situs terbuka dengan www atau tanpa awalan www. Kadang akan menjadi masalah bagi google karena jika web Anda dapat dikunjungi dengan www atau non-www, google akan menilai web Anda itu sebagai web yang berbeda. Nah, cara fix issue ini adalah sebagai berikut:

<rule name="Cannonical Hostname">
<match url="(.*)" />
<conditions logicalGrouping="MatchAll" trackAllCaptures="false">
<add input="{HTTP_HOST}" pattern="^gamefiz\.com$" negate="true" />
</conditions>
<action type="Redirect" url="http://gamefiz.com/{R:1}" />
</rule>

OK, sekian tutorial mengenai URL rewrite ini. Pastikan web Anda di halaman 1 google. J

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , , , , | Leave a comment

ASP.NET Tutorial :: URL Routing di ASP.NET 4 Web Forms

Pada tutorial hari ini, saya akan berbicara mengenai URL Routing di ASP.NET 4.0. Apa sih itu URL Routing? URL routing ini berfungsi banyak, salah satunya untuk SEO dan juga terlihat lebih simple.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Hampir tidak ada beda dalam URL routing dengan menulis ulang/rewriting. Rewriting sebelumnya dilakukan melalui pihak ketiga dan semacam kode yang tidak dikelola.

Jadi, bagaimana cara melakukan URL routing? Caranya sangat mudah dan simple, Anda hanya perlu mengganti dan menambahkan sedikit di Global.asax Anda.

1. Call a function dari Application_Start

void Application_Start(object sender, EventArgs e)
{
// Code that runs on application startup
RegisterRoutes(RouteTable.Routes);
}

2. Buat metode yang diperlukan

void RegisterRoutes(RouteCollection routes)
{
routes.Add(new Route("{resource}.axd/{*pathInfo}", new StopRoutingHandler())); // line 1

routes.MapPageRoute("category-route",
"{name}",
"~/gamecategory.aspx"); // line 2
}

Line 2 adalah hal utama yang menambah rute dan menangani permintaan yang masuk untuk URL yang mungkin seperti “www.yoursite.com / baru”. Parameter pertama adalah nama rute yang dapat digunakan kemudian untuk mendapatkan URL keluar dan parameter kedua mendefinisikan format URL untuk mencocokkan. Parameter ketiga mendefinisikan halaman yang sebenarnya yang akan menangani permintaan di background Anda. The MapPageRoute () metode memiliki lima overloads yang dapat digunakan untuk memiliki kontrol baik untuk fitur seperti “kendala Route” dan memberikan “nilai-nilai default untuk parameter”. Sekarang di halaman gamecategory.aspx Anda bisa mendapatkan nama kategori yang telah ada dan memuat bahwa kategori ini informasi pada halaman. Jadi sekarang di halaman pageload Anda, Anda dapat mengambil keuntungan dari Page.RouteData properti baru untuk mendapatkan “category” nilai dipetakan menggunakan “{name}”

protected void Page_Load(object sender, EventArgs e)
{
if (!IsPostBack)
{
string _categoryName = Page.RouteData.Values[“name”] as string;
LoadCategory(_categoryName);
}
}

Selain mendapatkan nilai parameter dari kode Anda juga dapat menggunakan sintaks deklaratif untuk mendapatkan nilai dalam SqlDataSource Anda dengan menggunakan kontrol baru seperti

Line 1 berfungsi untuk menangani implementasi AJAX dengan routing sehingga routing tersebut tidak beroperasi dengan baik yang mengakibatikan error di Ajax seperti berikut “Sys is undefined or AJAX framework failed to load”. Jadikan ini sebagai prioritas Anda.

Di artikel berikutnya, saya akan membicarakan mengenai Tips dan Trick dalam URL Rewriting.

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , | 1 Comment

TOP 5 Windows Hosting Provider di Indonesia

Sekarang dunia online sudah berkembang dengan pesat dan banyak orang yang ingin mempunyai website sendiri dan juga ingin mencoba untuk memasarkan bisnisnya melalui internet. Untuk mencari web hosting sebenarnya sangat banyak dan Anda dengan mudah mencarinya di google. Namun, the question is apakah web hosting tersebut dapat diandalkan? Bagaimana kalau web Anda sering up and down seperti naik roller coaster? Anda jelas tidak menyukai itu bukan? Selain itu web yang sering down akan menurunkan kualitas page rank Anda di google.

Nah, untuk hari ini saya ingin berbagi pengalaman mengenai beberapa windows hosting terkemuka di Indonesia. Berikut adalah daftar-daftar windows hosting terkemuka di Indonesia:

1. JaringanHosting.com

JaringanHosting.com adalah salah satu provider terbaik di bidang Windows hosting. Provider hosting ini telah berpengalaman lebih dari 7 tahun di bidang windows dan provider ini juga masuk dalam jajaran SPOTLIGHT di Microsoft (untuk info lebih lengkap Anda dapat mengunjungi langsung situs microsoft.com/web/hosting). Provider ini hanya mempunyai spesialisasi di bidang Windows, jadi bagi Anda sekalian yang ingin membuat website dengan program ASP dan SQL, Anda dapat mempercayai web Anda kepada provider ini

2. Idwebhost

Berdiri sejak 2004 dan menjadi perusahaan domain dan hosting yang diperhitungkan di Indonesia. Sejak tahun 2005 hingga saat ini menjadi 3 besar webhosting di Indonesia. Pertama di Indonesia sebagai ICANN Accredited tahun 2009 dan diakui internasional sebagai reseller domain terbesar di Indonesia.

3. Ardhosting

Ardhosting dengan slogan Dengan slogan “Fast & Reliable Webhosting” kami bertekan memberikan layanan web hosting yang murah, cepat dan handal sesuai kebutuhan anda.

4. Jagoanhosting.com

Jagoan Hosting Indonesia merupakan penyedia layanan web hosting di Indonesia yang mengedepankan layanan paling JAGO namun tetap dengan harga web hosting murah. Penyajian paket web hosting yang flexibel dan pilihan server web hosting di server US maupun di server IIX (Indonesia) mempermudah pilihan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

5. Pasar Hosting

Pasar Hosting adalah perusahaan jasa Web Hosting yang mendukung dan mengembangkan bisnis Anda dengan harga yang terjangkau.

Sementara itu dulu dari saya. Masi banyak provider-provider yang menyediakan windows hosting di luar sana, namun yang diatas adalah the best dalam bidang windows hosting.

Anda juga dapat membaca artikel saya sebelumnya mengenai mengapa memilih windows hosting

Categories: Articles | Tags: , , , , | Leave a comment

Blog at WordPress.com.