Monthly Archives: June 2013

ASP.NET MVC 3 Tips Hosting :: Cara Publish ASP.NET MVC File ke Server

Halo… Halo semuanya… Apa kabar? Sudah lumayan lama ni tidak mengupdate blog saya. Sebelumnya saya telah memberikan tutorial bagaimana cara host asp.net site Anda ke IIS/web server. Jika Anda menggunakan shared hosting, untuk publish ASP.NET file Anda, harus menggunakan FTP tools atau File Manager yang tersedia di Control Panel. Waktu itu saya juga telah memberikan tutorial bagaimana cara menggunakan filezilla untuk mengupload file-file Anda.

Pada tutorial hari ini saya akan memberikan tutorial bagaimana cara mendeploy ASP.NET MVC 3 Anda ke server.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

OK, saya telah menyelesaikan proyek MVC 3 saya dan saya ingin mempublishnya sekarang di server. Server saya sekarang berjalan di .NET 4 tetapi saya belum menginstall MVC 3 di server saya. Secara default, seluruh file ASP.NET MVC 3 dll file Anda di-load dari GAC dan Anda tidak meng-copynya di local Anda, maka pada saat Anda publish maka akan failed/gagal.

File-File yang Dibutuhkan

Applikasi yang saya deploy adalah file MVC 3 yang sederhana yang secara otomatis dibuat melalui Visual Studio. Anda sebenarnya juga bisa menggunakan Web Deploy untuk mempublish file ASP.NET MVC Anda. Contoh saya ini menunjukkan path file yang ada di 64 bit machine, jika Anda menggunakan 32 bit machine punya maka Anda harus meremove (x86) terlebih dahulu dari folder direktori Anda.

Pertama kali Anda mempunyai folder “C:\Program Files (x 86)\Microsoft ASP.NET\ASP.NET Web Pages\V1.0\Assemblies”. Ada banyak file yang Anda perlukan untuk deploy agar MVC Anda dapat berhasil, yaitu seperti berikut:

  • Microsoft.Web.Infrastructure
  • NuGet.Core.dll
  • System.Web.Helpers.dll
  • System.Web.Razor.dll
  • System.Web.WebPages.Administration.dll
  • System.Web.WebPages.Deployment.dll
  • System.Web.WebPages.dll
  • System.Web.WebPages.Razor.dll

Installasi kedua adalah “C:\Program Files (x86)\Microsoft ASP.NET\ASP.NET MVC 3\assemblies”. Di direktori ini ada file yang perlu Anda copy, System.Web.Mvc.dll.

Setelah saya copy, aplikasi saya berjalan lancar. Demikian tutorial saya hari ini.

Advertisements
Categories: ASP.NET MVC | Tags: , , , , , , | Leave a comment

ASP.NET Hosting Indonesia :: 5 Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Dalam Memilih ASP.NET Hosting Provider

Seperti kita ketahui bahwa ASP.NET merupakan solusi yang powerful untuk membangun website yang dinamis. Namun untuk membangun website yang memiliki performa yang baik, tentu saja Anda harus pandai dalam memilih provider hosting Anda karena web  ASP.NET membutuhkan performa database yang cepat. Anda dapat melihat keuntungan dalam memakai ASP.NET disini.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Di bawah ini adalah point yang Anda perlu perhatikan dalam memilih ASP.NET hosting plan yang terbaik untuk bisnis Anda:

1. Framework Versions:

Jelas Anda ingin produk yang terbaru bukan? Nah coba Anda cek provider yang Anda inginkan, mereka support tidak dengan teknologi ASP.NET yang terakhir? Sekarang sudah keluar ASP.NET 4.5 version. Seperti halnya Anda membeli mobil, Anda pastinya ingin membeli mobil dengan versi terbaru, bukan?

2. Database

Provider yang bagus juga memiliki opsi bagi Anda untuk memilih database version yang Anda mau. Setidaknya Anda dapat memilih 2 version database. Sekarang versi terbaru untuk SQL database adalah SQL 2012. Provider yang bagus akan selalu update teknologi terbaru.

3. Backup

Nah, bagaimana kalau tiba-tiba data Anda hilang atau corrupted/rusak? Pastikan bahwa provider Anda mempunyai backup file-file Anda sehingga pada saat kehilangan atau kerusakan, Anda dapat merecovery files Anda semua. Ketika memilih asp.net hosting terbaik, Anda harus mengecek infrastruktur yang mereka tawarkan.

4. Bandwith

Percuma saja jika website Anda kelihatan bagus, namun servernya abal-abal. Pada saat web Anda sudah terkenal, tiba-tiba web Anda kena suspend gara-gara memakai resource berlebihan. Anda tidak mau hal ini terjadi pada Anda bukan? ASP.NET hosting terbaik selalu menawarkan Anda bandwith yang besar atau bahkan UNLIMITED.

5. Customer Support 24×7

Ini sungguh sangat diperlukan jika Anda mendapat masalah pada website Anda. Anda pastinya selalu ingin customer support yang siap setiap saat untuk menjawab/memberikan solusi atas permasalahan Anda. Cara ceknya bagaimana? Coba Anda hubungi sales mereka dlu, baik melalui telepon, live chat, atau email, bagaimana respon mereka? Seberapa cepat mereka menjawab? Seberapa ramah mereka? Dan masi banyak lagi.

Di atas adalah beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih ASP.NET hosting provider. Masi banyak faktor yang lain, namun menurut saya diatas adalah faktor-faktor utama dalam memilih ASP.NET provider.

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , | Leave a comment

Fitur SQL 2012 Terbaru – SQL 2012 AlwaysOn Availability Groups Bersama JaringanHosting.com

Versi terbaru dari Microsoft SQL adalah SQL 2012 dan Anda dapat menggunakan versi terbaru ini di JaringanHosting.com. Microsoft SQL 2012 mengenalkan fitur terbarunya yaitu High Availability yang berpusat pada “AlwaysOn”.

Nah, Anda pasti bertanya-tanya donk apa itu “AlwaysOn”? Bagus, saya suka Anda bertanya-tanya dan disini tugas saya menjelaskan untuk Anda. Ada 2 pilihan yang dapat dimanfaatkan:

– AlwaysOn Failover Cluster Instances (AFCI)
– AlwaysOn Availability Groups (AAG)

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Jika Anda sudah familiar dengan clustering SQL 2008 R2, AlwaysOn Failover Cluster merupakan konfigurasi yang sama juga. Semua server share single SQL instance. Ada beberapa perbaikan besar juga. Untuk lebih lanjut tentang AFCI lihat artikel ini dari Microsoft, “AlwaysOn Failover Cluster Contoh (SQL Server)

Untuk tujuan posting kali ini, kita akan fokus pada AlwaysOn Availability Groups (AAG), yang adalah merek baru di SQL 2012 dan sangat menarik. Fokus dari Availability Groups adalah menyediakan High Availability (HA) dan Disaster Recovery (DR) pada tingkat yang tinggi.

Untuk memperkenalkan AAGs, penting untuk memahami apa yang diminta. Konfigurasi minimum dari AAG adalah dua server, server Replica primer dan server Replica Sekunder. Anda dapat memiliki hingga empat Replicas Menengah (lima jumlah server) dalam AAG. Setiap AAG juga akan berisi setidaknya satu database.

Mari kita lihat beberapa fitur dari AAG, dimulai dengan Failover. Ada beberapa pilihan failover antaranya adalah Automatic, Forced, dan Planned Failovers. Bahkan ada kemampuan untuk failover database tunggal untuk host lain di AAG tanpa mempengaruhi setiap database lainnya.

Sekarang, mungkin untuk memuat keseimbangan database SQL dengan AAG ketika Anda menjalankan node database yang berkerumun dalam konfigurasi Active-Aktif. Misalnya, jika Anda memiliki 100 database, Anda dapat menjalankan 50 dari mereka di Server1 dan 50 dari mereka di Server2. Atau jika Anda memiliki beberapa database yang menerima lebih banyak traffic atau memiliki beban kerja lebih berat, Anda dapat mencampur dan mencocokkan mereka antara node Anda. Dalam hal failover, setiap database pada node gagal akan failover ke node aktif lainnya.

Anda juga dapat menjalankan Replica Sekunder Anda dalam “Read-Only” mode. Hal ini akan memungkinkan Anda untuk menerima Sekunder untuk membaca/Read permintaan Pelaporan dan juga dimanfaatkan sebagai simpul mana Backup dilakukan. Ini akan mengambil pelaporan dan traffic cadangan dari Replica Utama Anda sehingga pelanggan Anda menerima pengalaman terbaik setiap saat.

AAGs mendukung Synchronous dan Asynchronous Commit Modes. Mereka juga mendukung enkripsi dan kompresi untuk meningkatkan keamanan dan kinerja.

Apa yang saya perlukan untuk mensetup “AlwaysOn Availability Group” di server saya sendiri?

– Setidaknya dua server yang menjalankan Microsoft Windows Server 2008 R2 Enterprise Edition

  • Replica Server Primer
  • Sekunder Replica Server

– Microsoft SQL Server 2012 Enterprise Edition
– Windows Failover Clustering dikonfigurasi antara host

Apa yang Anda tidak perlu untuk men-setup AAG hampir sama pentingnya dengan apa yang Anda lakukan. Anda mungkin bertanya-tanya, “Bagaimana dengan penyimpanan SAN atau bersama untuk database saya? Bukankah itu diperlukan untuk setup cluster? “AAGs tidak memerlukan SAN atau penyimpanan bersama. Setiap server di cluster memiliki contoh berdiri sendiri dari SQL diinstal dan database dapat di penyimpanan lokal pada setiap server.

Failover Clustering diperlukan untuk AAGs, tetapi mereka tidak dikelola dari Failover Cluster Manager (FCM). Semua yang dibutuhkan adalah izin keamanan untuk dua saham jaringan file.

Satu pembagian digunakan untuk membangun cluster witness dan kedua digunakan oleh Availability Group.

OK, sekian dlu artikel dari saya.

Categories: SQL Server | Tags: , , , , , , , | Leave a comment

Create a free website or blog at WordPress.com.