Monthly Archives: July 2013

LightSwitch Hosting Indonesia :: Cara Deploy LightSwitch ke IIS di Local Machine Anda

Wah…  Uda cukup lama ni ga update blog saya. Hari ini saya akan memberikan tutorial bagaimana cara mendeploy lightswitch ke IIS. Semoga kalian semua menyukai tutorial kali ini. Mudah dan gampang kok dipelajari.

Di sini saya berasumsi bahwa Anda sudah menginstall Windows 7 atau 2008 Anda dan juga IIS di server. Langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Buka LightSwitch, click Buildà Publish untuk membuka LightSwitch Publish Application Wizard.

image_1

2. Pilih Web dan klik Next.

image_2

3. Preview selanjutnya membolehkan Anda untuk memilih dimana Anda ingin mendeploy aplikasi Anda. Anda dapat meng-create di disk atau publish langsung ke server. Karena saya di sini publishnya melalui server saya sendiri, maka langsung saja publish.

image_3

Pilih Remotel y publish to a server now. Masukkan service URL, ini menandakan URL yang Anda gunakan. Jika Anda hanya memakai Default Web Site di server Anda, maka namanya adalah http://NamaServerAnda

Pada site/application, Anda dapat mengkhususkan/klasifikasi site yang Anda gunakan dan nama aplikasi Anda. Terserah Anda mau memakai nama apa.

Click Next.

4. Sekarang, Anda harus mengkonfigurasi administrator dan user connections string.

image_4

Administrator string digunakan apabila adminstratornya adalah Anda sendiri. User string digunakan ketika end user yang menggunakan/menjalankan aplikasi. Jika Anda melihat ikon tnda seru kuning, itu artinya ada yang tidak beres, atau ada hal yang perlu diperbaiki. Jika tidak ada peringatan, artinya uda lancar. Click tombol eclipses untuk menentukan/klasifikasi koneksi baru atau yang sudah ada ke database.

image_5

Jika Anda menggunakan kredensial login Anda sendiri, maka Anda tidak perlu melakukan apapun. Jika Anda ingin menggunakan login yang berbeda, Anda dapat memakai box ini. Pastikan kredensial yang Anda gunakan memiliki hak administrator. Anda juga dapat menggunakan tombol Test Connection untuk memastikan bekerja. Klik OK ketika Anda selesai.

Koneksi pengguna akan digunakan oleh semua orang, jadi yang terbaik adalah menggunakan server SQL log in Jika Anda belum memilikinya, klik Create Database tombol Login untuk melakukannya. Setelah Anda memiliki SQL Server, klik elips sebelah Tentukan bidang koneksi pengguna.

image_6

Test koneksi Anda dan klik OK dan kemudian klik Next pada publish wizard untuk pindah ke langkah berikutnya.

5. Layar berikutnya memungkinkan Anda untuk menentukan sertifikat. Karena kita telah mempublikasikan aplikasi ini untuk pengujian, kita tidak perlu khawatir tentang sertifikat.

image_7

6. Confirm setinggan Anda dan publish.

7. Test Run aplikasi Anda. Karena Anda menggunakan default web site, maka URL Anda adalah http://NamaServerAnda/NamaAplikasiAnda.

Advertisements
Categories: Visual Studio LightSwitch | Tags: , , , , , | Leave a comment

Cloud Server Hosting Tips :: Cara Membatasi RDP, FTP Dan SQL Akses ke Server Anda Menggunakan Windows Firewall

Dari semua tingkat keamanan di server, hal yang paling perlu Anda perhatikan di server Anda adalah port. Pada zaman sekarang ini, lebih mudah untuk mengelola layanan dan aplikasi pada server Anda dengan remote PC. Ini berarti membuka port untuk layanan ini sehingga Anda dapat terhubung ke server, tapi dengan membuka port, itu artinya Anda juga harus waspada dengan berbagai resiko yang mungkin dapat terjadi/sasaran serangan hacker. Beberapa layanan umum yang mungkin Anda temukan secara terbuka adalah Remote Desktop (RDP), FTP, dan SQL. Akses RDP adalah hal yang pasti Anda miliki jika Anda mempunyai cloud server sendiri. FTP adalah alat yang digunakan orang untuk meng-upload file ke server mereka untuk situs mereka. Anda juga dapat connect SQL secara remote dari local computer Anda ke server.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Para penyerang mungkin tidak tahu credential/detail yang Anda gunakan untuk connect, tapi itu tidak mencegah mereka untuk selalu mencoba mencari cara agar tembus ke server Anda. Anda dapat meninjau upaya hack di server Event Viewer dengan menyaring log Keamanan untuk Event ID 4625 (RDP dan FTP upaya) dan di log Aplikasi untuk Event ID 18456 (SQL upaya). Anda juga dapat meninjau log FTP Anda dan mencari “LULUS 530 ***” kejadian. 530 kode status menunjukkan usaha login gagal.

Berbagai opsi yang ada untuk melindungi layanan Anda dari serangan ini, salah satunya adalah menggunakan VPN (Virtual Private Networking) adalah solusi umum dan efektif, dan bergantung dari seberapa besar kebutuhan Anda. Tapi ada pilihan yang lebih mudah juga, Anda dapat menggunakan Windows Firewall di server untuk mem-block IP yang menurut Anda berbahaya atau mau menyerang server Anda.

Pada artikel kali ini saya ingin menjelaskan bagaimana Anda dapat membatasi akses RDP ke server Anda, FTP dan layanan SQL berdasarkan alamat IP komputer Anda.

1. Di server Anda, ke Start –> Administrative Tools –> Windows Firewall with Advanced Security.
2. Clik pada Inbound Rules –> cari Remote Desktop (TCP-In) –> doubl clik rule-nya dan pilih Properties.

image_1

3. Click Scope tab.

image_2

4. Di Remote IP Address pilih These IP address –> pilih Add button

5. Masukkan IP address , subnet atau range IP address yang Anda perbolehkan untuk RDP.

image_3

6. Click OK

Sekarang hanya alamat IP yang terdaftar akan memiliki akses ke RDP ke server dan semua yang lain akan diblokir. Untuk membatasi akses ke FTP Anda akan mengikuti langkah yang sama untuk aturan “FTP Server (FTP Traffic-In)”. Jika Anda memiliki aturan di tempat untuk memungkinkan Anda mengakses jarak jauh melalui SQL Server Management Studio Anda dapat menerapkan langkah-langkah yang sama untuk aturan itu juga.

Categories: Cloud Hosting, Dedicated Server | Tags: , , , , , , , | 1 Comment

Create a free website or blog at WordPress.com.