ASP.NET MVC 3 Tips Hosting :: Cara Publish ASP.NET MVC File ke Server

Halo… Halo semuanya… Apa kabar? Sudah lumayan lama ni tidak mengupdate blog saya. Sebelumnya saya telah memberikan tutorial bagaimana cara host asp.net site Anda ke IIS/web server. Jika Anda menggunakan shared hosting, untuk publish ASP.NET file Anda, harus menggunakan FTP tools atau File Manager yang tersedia di Control Panel. Waktu itu saya juga telah memberikan tutorial bagaimana cara menggunakan filezilla untuk mengupload file-file Anda.

Pada tutorial hari ini saya akan memberikan tutorial bagaimana cara mendeploy ASP.NET MVC 3 Anda ke server.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

OK, saya telah menyelesaikan proyek MVC 3 saya dan saya ingin mempublishnya sekarang di server. Server saya sekarang berjalan di .NET 4 tetapi saya belum menginstall MVC 3 di server saya. Secara default, seluruh file ASP.NET MVC 3 dll file Anda di-load dari GAC dan Anda tidak meng-copynya di local Anda, maka pada saat Anda publish maka akan failed/gagal.

File-File yang Dibutuhkan

Applikasi yang saya deploy adalah file MVC 3 yang sederhana yang secara otomatis dibuat melalui Visual Studio. Anda sebenarnya juga bisa menggunakan Web Deploy untuk mempublish file ASP.NET MVC Anda. Contoh saya ini menunjukkan path file yang ada di 64 bit machine, jika Anda menggunakan 32 bit machine punya maka Anda harus meremove (x86) terlebih dahulu dari folder direktori Anda.

Pertama kali Anda mempunyai folder “C:\Program Files (x 86)\Microsoft ASP.NET\ASP.NET Web Pages\V1.0\Assemblies”. Ada banyak file yang Anda perlukan untuk deploy agar MVC Anda dapat berhasil, yaitu seperti berikut:

  • Microsoft.Web.Infrastructure
  • NuGet.Core.dll
  • System.Web.Helpers.dll
  • System.Web.Razor.dll
  • System.Web.WebPages.Administration.dll
  • System.Web.WebPages.Deployment.dll
  • System.Web.WebPages.dll
  • System.Web.WebPages.Razor.dll

Installasi kedua adalah “C:\Program Files (x86)\Microsoft ASP.NET\ASP.NET MVC 3\assemblies”. Di direktori ini ada file yang perlu Anda copy, System.Web.Mvc.dll.

Setelah saya copy, aplikasi saya berjalan lancar. Demikian tutorial saya hari ini.

Advertisements
Categories: ASP.NET MVC | Tags: , , , , , , | Leave a comment

ASP.NET Hosting Indonesia :: 5 Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Dalam Memilih ASP.NET Hosting Provider

Seperti kita ketahui bahwa ASP.NET merupakan solusi yang powerful untuk membangun website yang dinamis. Namun untuk membangun website yang memiliki performa yang baik, tentu saja Anda harus pandai dalam memilih provider hosting Anda karena web  ASP.NET membutuhkan performa database yang cepat. Anda dapat melihat keuntungan dalam memakai ASP.NET disini.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Di bawah ini adalah point yang Anda perlu perhatikan dalam memilih ASP.NET hosting plan yang terbaik untuk bisnis Anda:

1. Framework Versions:

Jelas Anda ingin produk yang terbaru bukan? Nah coba Anda cek provider yang Anda inginkan, mereka support tidak dengan teknologi ASP.NET yang terakhir? Sekarang sudah keluar ASP.NET 4.5 version. Seperti halnya Anda membeli mobil, Anda pastinya ingin membeli mobil dengan versi terbaru, bukan?

2. Database

Provider yang bagus juga memiliki opsi bagi Anda untuk memilih database version yang Anda mau. Setidaknya Anda dapat memilih 2 version database. Sekarang versi terbaru untuk SQL database adalah SQL 2012. Provider yang bagus akan selalu update teknologi terbaru.

3. Backup

Nah, bagaimana kalau tiba-tiba data Anda hilang atau corrupted/rusak? Pastikan bahwa provider Anda mempunyai backup file-file Anda sehingga pada saat kehilangan atau kerusakan, Anda dapat merecovery files Anda semua. Ketika memilih asp.net hosting terbaik, Anda harus mengecek infrastruktur yang mereka tawarkan.

4. Bandwith

Percuma saja jika website Anda kelihatan bagus, namun servernya abal-abal. Pada saat web Anda sudah terkenal, tiba-tiba web Anda kena suspend gara-gara memakai resource berlebihan. Anda tidak mau hal ini terjadi pada Anda bukan? ASP.NET hosting terbaik selalu menawarkan Anda bandwith yang besar atau bahkan UNLIMITED.

5. Customer Support 24×7

Ini sungguh sangat diperlukan jika Anda mendapat masalah pada website Anda. Anda pastinya selalu ingin customer support yang siap setiap saat untuk menjawab/memberikan solusi atas permasalahan Anda. Cara ceknya bagaimana? Coba Anda hubungi sales mereka dlu, baik melalui telepon, live chat, atau email, bagaimana respon mereka? Seberapa cepat mereka menjawab? Seberapa ramah mereka? Dan masi banyak lagi.

Di atas adalah beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih ASP.NET hosting provider. Masi banyak faktor yang lain, namun menurut saya diatas adalah faktor-faktor utama dalam memilih ASP.NET provider.

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , | Leave a comment

Fitur SQL 2012 Terbaru – SQL 2012 AlwaysOn Availability Groups Bersama JaringanHosting.com

Versi terbaru dari Microsoft SQL adalah SQL 2012 dan Anda dapat menggunakan versi terbaru ini di JaringanHosting.com. Microsoft SQL 2012 mengenalkan fitur terbarunya yaitu High Availability yang berpusat pada “AlwaysOn”.

Nah, Anda pasti bertanya-tanya donk apa itu “AlwaysOn”? Bagus, saya suka Anda bertanya-tanya dan disini tugas saya menjelaskan untuk Anda. Ada 2 pilihan yang dapat dimanfaatkan:

– AlwaysOn Failover Cluster Instances (AFCI)
– AlwaysOn Availability Groups (AAG)

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Jika Anda sudah familiar dengan clustering SQL 2008 R2, AlwaysOn Failover Cluster merupakan konfigurasi yang sama juga. Semua server share single SQL instance. Ada beberapa perbaikan besar juga. Untuk lebih lanjut tentang AFCI lihat artikel ini dari Microsoft, “AlwaysOn Failover Cluster Contoh (SQL Server)

Untuk tujuan posting kali ini, kita akan fokus pada AlwaysOn Availability Groups (AAG), yang adalah merek baru di SQL 2012 dan sangat menarik. Fokus dari Availability Groups adalah menyediakan High Availability (HA) dan Disaster Recovery (DR) pada tingkat yang tinggi.

Untuk memperkenalkan AAGs, penting untuk memahami apa yang diminta. Konfigurasi minimum dari AAG adalah dua server, server Replica primer dan server Replica Sekunder. Anda dapat memiliki hingga empat Replicas Menengah (lima jumlah server) dalam AAG. Setiap AAG juga akan berisi setidaknya satu database.

Mari kita lihat beberapa fitur dari AAG, dimulai dengan Failover. Ada beberapa pilihan failover antaranya adalah Automatic, Forced, dan Planned Failovers. Bahkan ada kemampuan untuk failover database tunggal untuk host lain di AAG tanpa mempengaruhi setiap database lainnya.

Sekarang, mungkin untuk memuat keseimbangan database SQL dengan AAG ketika Anda menjalankan node database yang berkerumun dalam konfigurasi Active-Aktif. Misalnya, jika Anda memiliki 100 database, Anda dapat menjalankan 50 dari mereka di Server1 dan 50 dari mereka di Server2. Atau jika Anda memiliki beberapa database yang menerima lebih banyak traffic atau memiliki beban kerja lebih berat, Anda dapat mencampur dan mencocokkan mereka antara node Anda. Dalam hal failover, setiap database pada node gagal akan failover ke node aktif lainnya.

Anda juga dapat menjalankan Replica Sekunder Anda dalam “Read-Only” mode. Hal ini akan memungkinkan Anda untuk menerima Sekunder untuk membaca/Read permintaan Pelaporan dan juga dimanfaatkan sebagai simpul mana Backup dilakukan. Ini akan mengambil pelaporan dan traffic cadangan dari Replica Utama Anda sehingga pelanggan Anda menerima pengalaman terbaik setiap saat.

AAGs mendukung Synchronous dan Asynchronous Commit Modes. Mereka juga mendukung enkripsi dan kompresi untuk meningkatkan keamanan dan kinerja.

Apa yang saya perlukan untuk mensetup “AlwaysOn Availability Group” di server saya sendiri?

– Setidaknya dua server yang menjalankan Microsoft Windows Server 2008 R2 Enterprise Edition

  • Replica Server Primer
  • Sekunder Replica Server

– Microsoft SQL Server 2012 Enterprise Edition
– Windows Failover Clustering dikonfigurasi antara host

Apa yang Anda tidak perlu untuk men-setup AAG hampir sama pentingnya dengan apa yang Anda lakukan. Anda mungkin bertanya-tanya, “Bagaimana dengan penyimpanan SAN atau bersama untuk database saya? Bukankah itu diperlukan untuk setup cluster? “AAGs tidak memerlukan SAN atau penyimpanan bersama. Setiap server di cluster memiliki contoh berdiri sendiri dari SQL diinstal dan database dapat di penyimpanan lokal pada setiap server.

Failover Clustering diperlukan untuk AAGs, tetapi mereka tidak dikelola dari Failover Cluster Manager (FCM). Semua yang dibutuhkan adalah izin keamanan untuk dua saham jaringan file.

Satu pembagian digunakan untuk membangun cluster witness dan kedua digunakan oleh Availability Group.

OK, sekian dlu artikel dari saya.

Categories: SQL Server | Tags: , , , , , , , | Leave a comment

Crystal Report Hosting Bersama JaringanHosting.com

Crystal Reports merupakan solusi report yang memungkinkan bisnis untuk merancang, memvisualisasikan dan menyampaikan laporan melalui Web atau tertanam dalam aplikasi bisnis. Crystal Report Hosting memungkinkan pengguna untuk menyiapkan laporan visual  yang menarik, melakukan pemodelan bisnis online dan menyusun strategi bisnis yang efektif langsung. Crystal Report Hosting membantu perusahaan mengurangi ketergantungan pada pengembang.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Dengan Crystal Reports, Anda dapat membuat laporan yang sangat diformat menampilkan dashboard dan grafik interaktif dan memberikan mereka melalui Web, email, Microsoft Office, Adobe, PDF atau tertanam dalam aplikasi enterprise. Crystal Reports hosting hanya ada pada windows platform.

Crystal Report 2010 terbaru menawarkan sejumlah fitur yang disempurnakan termasuk integrasi Flash, panel parameter, crosstabls kuat, meningkatkan ekspor XML, pagination fleksibel, terintegrasi SalesForce.com driver, peningkatan layanan Web pengemudi data, built-in mendukung barcode, pelaporan multibahasa, hyperlink wizard, dan banyak lagi.

Di Indonesia sangat jarang ada perusahaan web hosting  yang menawarkan support Crystal Report di ASP.NET. Platform ASP.NET ini memungkinkan Anda untuk membuat crystal report secara cepat dan mengubahnya menjadi format yang diinginkan seperti Web, PDF, Office atau sebagai aplikasi yang lainnya.

Crystal Report bersama JaringanHosting.com menjamin keamanan pada data Anda dan mencegah semua jenis kehilangan data – berkat perlindungan data secara online dan teknologi backup data dari vendor perangkat lunak terkemuka. Dengan layanan yang efisien Crystal Report Anda selalu aman di server. Setiap kali Anda membutuhkan data, tersedia secara online.

Manfaat dari Crystal Reports hosting sangatlah banyak. Crystal Reports memaksimalkan kekuatan pelaporan situs Web Anda. Dengan kemampuan yang bersinergi ini, Anda dapat mendorong kinerja bisnis Anda ke level yang lebih baik. Dengan kemampuan untuk ada dalam berbagai format, Crystal Reports membantu Anda meminimalkan relevansi kompleks TI, sehingga mengurangi pengeluaran TI.

Sebelum memilih layanan Crystal Report hosting, Anda harus melihat penawaran yang diberikan oleh hosting provider tersebut. Sebuah perusahaan hosting profesional harus memiliki dedicated server dengan beberapa TB kapasitas. Mereka harus memiliki infrastruktur hosting yang kuat didukung oleh perangkat keras yang kuat dan teknologi perangkat lunak. Selain itu, support mereka harus 24 jam dalam 365 hari dan semua itu Anda dapatkan di JaringanHosting.com.

Categories: Crystal Report | Tags: , , , , , , , | Leave a comment

Error Hosting ASP.NET MVC – Could not load file or assembly ‘System.Web.MVC, Version=2.0.0.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35’ or one of its dependencies.

Pada beberapa hari yang lalu, saya coba mendeploy web ASP.NET MVC saya di JaringanHostingcom. Setelah itu saya menemukan error seperti berikut:

‘Could not load file or assembly ‘System.Web.Mvc, Version=2.0.0.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35′ or one of its dependencies.’

Saya telah menginstall Visual Studio 2010 saya di local machines dan juga .NET 4 anda MVC 2. Nah, sekarang bagaimana solusi untuk mengatasi error di atas

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Anda perlu assembly di web server Anda yang Anda ingin deploy tetapi Anda ingin menghindari copy dari GAC secara manual dan melakukannya sendiri. Di sini saya berbicara bahwa Anda tidak mempunyai akses ke server karena Anda host di shared server.

Jadi solusinya adalah Anda perlu membuat  System.Web.Mvc assembly bin deployable. Begini nih caranya

image_1Kemudian ganti ‘Copy local’ ke ‘True’

image_2Catatan

Jika server Anda menginstall .net 3.5 sp maka assembly System.Web.Routing dan System.Web.Abstractions sudah akan berada dalam GAC. Jika sebelumnya Anda telah mendeploy MVC 1 aplikasi MVC ke NET. 3,5 server maka Anda mungkin perlu mengingat 2 assemblies sebelumnya. Karena MVC2 membutuhkan setidaknya. NET 3.5 SP1 Anda tidak perlu khawatir mengenai assemblies ini, hanya System.Web.Mvc.

Categories: ASP.NET MVC | Tags: , , , , , , | Leave a comment

IIS Tips Hosting – Bagaimana Cara Mendetek IIS Application yang ‘Hang’ atau Tidak Responsive

Halo… Pada artikel kali ini saya akan membicarakan troubleshooting/masalah yang muncul di cloud server dan semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda semua.

Pada artikel kali ini, masalahnya adalah bagaimana mengekspor data dari SQL server melalui halaman web. Halaman web ini akan mengakses data dari tabel SQL dan agregat menjadi file Excel. Ketika klien akan mencoba untuk menjalankan proses ini, CPU di worker process akan melonjak dan spreadsheet Excel tidak akan pernah mengenerate hal itu. Untuk mengembalikan fungsi website, klien akan me-reset IIS. Nah, sekarang bagaimana solusinya?

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Catatan: saya akan memberikan screenshot dari aplikasi / proses yang saya gunakan tapi ini bukan data live yang berkaitan dengan pemecahan masalah pada server cloud.

Windows Server 2008 R2 dan IIS 7 memiliki fitur yang canggih untuk membantu melacak aplikasi yang ‘hang’. Saya secara khusus digunakan Resource Monitor, Performance Monitor dan IIS Worker Processes. Saya juga menggunakan Debug diagnostics untuk menghasilkan laporan yang melihat CPU resources tersebut.

Utilitas pertama yang saya gunakan adalah IIS Worker Process yang menyediakan kemampuan untuk ‘melihat’ IIS Worker Process dan melihat permintaan saat ini mengeksekusi. Untuk mengakses modul ini, buka IIS Manager dan klik pada nama server Anda. Dalam Fitur View panel, scrool ke bawah sampai Anda melihat Worker Process Icon dan double click.

image_1

Ketika Anda membuka fitur ini, Anda akan melihat semua applikasi pool yang berjalan berikut juga dengan metrik saat ini (Process ID, CPU Usage, Private Bytes (KB), dan Virtual bytes (KB). Pilih application pool yang Anda ingin lihat dan klik View Current Request di panel Actions.

image_2

image_3

Setiap permintaan yang memakan waktu lebih lama dari 0 detik untuk beres akan ditampilkan di sini. Anda dapat me-refresh layar ini menggunakan F5 seperti aplikasi Microsoft lainnya. Situasi yang saya hadapi kali ini adalah bahwa permintaan yang saya inginkan tidak pernah selesai sampai IIS reset dilakukan.

Berdasarkan informasi ini, saya membuka Resource Monitor untuk mendapatkan informasi tambahan di mana masalah ini terjadi. Saya urutkan proses yang berjalan dan membuat tanda/mark di samping proses w3wp.exe bahwa saya sedang mengumpulkan informasi tentang masalah ini.

image_4

Resources Monitor menyediakan kemampuan untuk melihat semua proses apapun. Cukup klik kanan pada proses dan pilih Analyze Wait Chain. Selama pemecahan masalah, Wait Chain menunjukkan IIS berada di Waiting for status Response. Gambar di bawah ini diambil dari sebuah server yang berfungsi seperti yang diharapkan.

image_5

Mau tahu lebih lanjut mengenai Wait Chain, silahkan dicek http://msdn.microsoft.com/en-us/library/ms681622 (VS.85). Aspx..

Selama pemecahan masalah ini, proses w3wp.exe menunggu di IIS thread untuk beres/selesai. Berdasarkan informasi ini, masalah tampaknya terjadi pada aplikasi tersebut meminta data dari SQL database, bukan dari masalah timing issues diantara 2 aplikasi.

Saya kemudian men-setup debug diagnotics untuk menangkap kinerja data. Pilihan ini membantu dengan pemecahan masalah seperti CPU yang tinggi, deadlock, waktu respon HTTP yang lama, dan masalah memori. Aku memilih opsi HTTP Response Times. Ini akan memantau semua permintaan IIS dan menciptakan sebuah dump file yang didasarkan pada HTTP response time untuk aplikasi yang bersangkutan.

image_6

image_7

image_8

Setelah saya telah mendapatkan data, sekarang hanya masalah menganalisis file dan cara untuk menyelesaikan masalah yang ada. Dalam mengevaluasi laporan yang dihasilkan, penggunaan CPU yang tinggi disebabkan oleh penggabungan string daripada penggunaan string builder dan penambahan data. Kadang masalah seperti ini sulit ditemukan, namun yang pentiing kita mengetahui step-step yang diperlukan untuk mengnalisis permasalahan tersebut.

OK, sekian tutorial saya hari ini, semoga membantu.

Categories: Cloud Hosting, IIS | Tags: , , , , , , , , , , | Leave a comment

ASP.NET Tips :: Bagaimana Cara Mengirim SMS Melalui ASP.NET Dengan Menggunakan API dari Provider

Halo, apa kabar semuanya? Padad tutorial hari ini saya akan menceritakan sedikit tutorial mengenai bagaimana mengirim SMS menggunakan ASP.NET dan API dari provider pengirim SMS.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Setiap kali Anda akan mendapatkan SMS dari penyedia SMS, mereka akan memberikan userid, kata sandi/password dan SenderID, mereka juga akan menyediakan Anda API untuk mengintegrasikan dengan situs web Anda untuk mengirim sms.

Jika Anda memiliki control panel dari provider Anda, maka anda akan mendapatkan API dari dukungan atau bagian Integrasi SMS.

Untuk mengintegrasikan API ini Anda perlu menggunakan add System.IO dan System.Net namespaces.

Berikut ini adalah kode demo:

protected void btnSendMessage_Click(object sender, EventArgs e)
{
string senderusername = "xxxxx";
string senderpassword = "xxxx";
string senderid = "xxx";
string sURL;
StreamReader objReader;
sURL = "http://thundersms.com/smsapps/pushsms.php?username=" + senderusername + "&password=" + senderpassword + "&sender=" + senderid + "&mobile=62" + txtMobileNumber.Text + "&type=1&message=" + txtMessage.Text;
WebRequest wrGETURL;
wrGETURL = WebRequest.Create(sURL);
try
{
Stream objStream;
objStream = wrGETURL.GetResponse().GetResponseStream();
objReader = new StreamReader(objStream);
objReader.Close();
}
catch (Exception ex)
{
ex.ToString();
}
}

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , , | Leave a comment

ASP.NET Hosting Tips – Mengamankan Web ASP.NET Anda Menggunakan Tag Location (Part II)

Pada post yang lalu, saya menceritakan bagaimana cara setup Form Authentication di website Anda supaya aman. Nah, sekarang pertanyaannya, bagaimana cara membuat secure/aman seluruh web Anda? Akan saya bahas pada artikel dan tips kali ini. Selamat menikmati.
Windows ASP.NET Hosting Indonesia
Katakanlah Anda ingin mengizinkan siapa pun untuk mengakses root dari situs web tetapi Anda memiliki dua subfolder aman – “secure1” dan “secure2″ – bahwa Anda hanya ingin pengguna tertentu untuk mengakses. Di bawah ini menunjukkan penggunaan tag <Location> untuk mengkonfigurasi pengaturan keamanan khusus bagi mereka folder individu.

<configuration>
<system.web>
<authentication mode=”Forms”>
<forms name=”TestAuthCookie” loginUrl=”login.aspx” timeout=”30″>
<credentials passwordFormat=”Clear”>
<user name=”user1″password=”pass1″/>
<user name=”user2″password=”pass2″/>
</credentials>
</forms>
</authentication>
</system.web>
<location path=”secure1″>
<system.web>
<authorization>
<allow users=”user1″/>
<deny users=”*”/>
</authorization>
</system.web>
</location>
<location path=”secure2″>
<system.web>
<authorization>
<allow users=”user2″/>
<deny users=”*”/>
</authorization>
</system.web>
</location>
</configuration>

Saat membuat aturan akses (dalam atribut <authorization>) pastikan untuk tidak hanya mengatur <allow> tetapi juga value <deny> seperti yang saya lakukan di atas. Jikalau Anda telah menentukan user mana yang akan memiliki akses – dan juga untuk semua orang.

Contoh ini memungkinkan hanya user1 untuk mengakses secure1 dan hanya user2 untuk mengakses secure2.

Semoga membantu, sampai jumpa di artikel dan tips menarik saya lainnnya.

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , | Leave a comment

ASP.NET 4 Hosting Tips – Mengamankan ASP.NET Pages Anda dengan Form Authentication – C# dan ASP.NET 4

Sekarang ASP.NET 4.5 adalah versi yang terbaru untuk ASP.NET. Namun, kita melihat sedikit ke belakang yaitu ASP.NET 4. Kenapa saya mao bahas ASP.NET 4 hari ini? Karena ada fitur yang sangat menarik di ASP.NET 4 yang tidak boleh dilewatkan pada post ini.

ASP.Net memiliki fitur built-in bernama Form Authentication yang memungkinkan developer dengan mudah mengamankan daerah-daerah tertentu dari sebuah situs web. Dalam posting ini saya akan membangun sebuah sampel otentikasi sederhana menggunakan C # dan ASP.Net 4.0.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Pengaturan keamanan dengan ASP.Net dikonfigurasi dari dalam file web.config. Ini adalah file ASCII standar, dengan format XML, yang terletak di root aplikasi web Anda. Berikut ini adalah file web.config contoh:

<configuration>
    <system.web>
        <authentication mode="Forms">
            <forms name="TestAuthCookie" loginUrl="login.aspx" timeout="30">
                <credentials passwordFormat="Clear">
            <user name="user1" password="pass1"/>
            <user name="user2" password="pass2"/>
        </credentials>
        </forms>
    </authentication>
    <authorization>
        <deny users="?"/>
    </authorization>
    <compilation targetFramework="4.0"/>
    <pages controlRenderingCompatibilityVersion="3.5" ClientIDMode="AutoID"/>
    </system.web>
</configuration>

Baris pertama adalah standar untuk file web.config dan tidak memiliki bantalan pada keamanan.

Bagian berikutnya menetapkan bahwa Anda mengkonfigurasi keamanan untuk aplikasi web ini. Pertama kita mengatur mode otentikasi untuk menggunakan cookie dalam contoh khusus ini. Anda dapat menentukan nama yang unik untuk cookie. Bagian ini juga menentukan halaman atau URL yang akan berisi kode otentikasi (login.aspx dalam kasus ini) dan berapa lama cookie otentikasi harus bertahan.

Dua baris berikutnya menentukan username dan password yang valid untuk aplikasi web ini. Sejauh yang saya tahu tidak ada batasan untuk jumlah akun pengguna Anda dapat menempatkan di web.config, tetapi jika ada sejumlah besar – atau jika mereka sering berubah – mungkin lebih baik untuk menempatkan informasi ini dalam sebuah file eksternal seperti database atau file XML, bukan (saya akan menunjukkan hal ini dalam artikel mendatang).

Sekarang kita telah menentukan beberapa account logon yang valid, kita harus benar-benar menentukan bahwa kita ingin melindungi password. Untuk contoh ini saya telah memutuskan untuk melindungi sandi seluruh situs web mulai dari akar, sehingga atribut opsional tidak akan digunakan. Kami menetapkan otorisasi untuk menyangkal semua pengguna non-otentik (menolak pengguna = “?”).

Itu semua diperlukan untuk file config.web. Jika seseorang mencoba untuk mengakses situs dan pengguna tidak sudah dikonfirmasi, mereka akan diarahkan ke halaman login.aspx.

Ini hanya setengah proses yang diperlukan sekalipun. Kita sekarang perlu untuk membuat halaman login.aspx untuk benar-benar memungkinkan pengguna untuk otentikasi ke aplikasi kita.

Berikut adalah sumber lengkap dari halaman login.aspx sampel:

<%@ Page Language="C#" AutoEventWireup="true" CodeFile="login.aspx.cs" %>
<html>
<head runat="server"><title>Sample</title><head>
<body>
    <form id="form1" runat="server">
        Username: <asp:TextBox ID="txtUsername" runat="server" /><br>
        Password:<asp:TextBox ID="txtPassword" runat="server" /><br>
        <asp:Button ID="Button1" runat="server" onclick="Button1_Click" Text="Login" /><br>
        <asp:Label ID="lblStatus" runat="server" Text="Please login" />
    </form>
</body>
</html>

Berikut ini adalah complete source-nya:

using System;
using System.Web.UI.WebControls;
using System.Web.Security;
public partial class Default3 : System.Web.UI.Page
{
    protected void Button1_Click(object sender, EventArgs e)
    {
        if (FormsAuthentication.Authenticate(txtUsername.Text, txtPassword.Text))
        {
            lblStatus.Text = ("Welcome " + txtUsername.Text);
            FormsAuthentication.RedirectFromLoginPage(txtUsername.Text, true);
        }
        else
        {
            lblStatus.Text = "Invalid login!";
        }
    }
}

Mari kita melihat halaman login.aspx pertama. Ini merupakan HTML format yang cukup lurus, tetapi bukan tag HTML yang sebenarnya, melainkan ASP.Net kontrol HTML yang akan membuat halaman HTML ke browser klien (Anda bisa membedakan karena runat = “server” tag pada pada kontrol). Ini adalah bentuk yang menerima username dan password. Ketika tombol submit diklik, halaman ini mengeksekusi kode dalam halaman login.aspx.cs terletak di subroutine bernama “Button1_Click”.

Di dalam metode Button1_Click kita menggunakan objek FormsAuthentication. Baris pertama sub sebenarnya melewati username dan password yang dimasukkan ke objek, yang pada gilirannya membandingkan informasi ini dengan nilai-nilai di file web.config. Jika nilai cocok, maka perubahan baris berikutnya label (hanya agar kita bisa melihat secara visual bahwa hal itu bekerja) kemudian menulis cookie untuk browser dan redirect pengguna kembali ke URL asli yang diminta. Nilai kedua yang terdaftar (“true”) memberitahu browser untuk bertahan cookie. Jadi, jika pengguna ini mengotentikasi, menutup browser mereka, membuka lagi, dan mencoba https, maka mereka masih akan dikenali/authenticate.

Jika username dan password yang dimasukkan tidak cocok, pesan kesalahan ditampilkan ke layar dan pengunjung diperbolehkan untuk memasukkan username dan password baru untuk mencoba lagi.

Ini adalah contoh sederhana dan saya tidak menutupi salah satu konfigurasi lanjutan atau pilihan, tetapi dengan kode contoh ini, Anda harus memiliki dasar untuk bekerja dengan jika Anda ingin menerapkan keamanan di ASP.Net.

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , , , | 4 Comments

SQL Tips – 5 Cara Untuk Meningkatkan Performa SQL Anda

Database server menjadi sebuah hal yang penting dalam melakukan usaha lewat online, database server telah menjadi trend di bisnis modern saat ini. Ketika Anda membeli barang/produk lewat online store/took online, maka semua pembelian Anda itu tercatat oleh database server. Perusahaan kartu kredit Anda akan mentransfer dana ke database server yang  berisi pembelian Anda. Jika Anda menggunakan kartu diskon, maka database server juga mempunyai andil besar. Database memungkinkan perusahaan untuk melacak persediaan, melakukan analisis marjin, mengotomatisasi pembelian, mengidentifikasi tren pelanggan – dan untuk melakukan semua ini jauh lebih cepat dan efisien maka sebelumnya.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Saya telah cukup lama bermain di internet/online bisnis dan saya mengamati bahwa database ini mempunyai peranan yang sangat penting. Hampir semua bisnis bergantung pada database, setidaknya untuk melacak pembelian dan biaya.

Hosting database Anda di JaringanHosting.com data center sangat dapat diandalkan, database Anda tetap berjalan sebagaimana mestinya. Database seperti yang telah saya kemukakan diatas, sangat penting dan memastikan infrastruktur bisnis Anda berjalan dengan baik.

Di bawah ini adalah tips-tips meningkatkan performa dari SQL Anda:

  • Host di Data Center

Masalah yang ada di server sangatlah banyak, ini dapat mengakibatkan database Anda sering down. Jika, teknisi tidak berpengalaman di bidangnya, maka akan mengakibatkan seringnya down pada database Anda. Dengan teknisi yang sudah terampil dan terlatih dan juga siap untuk menjaga server 24x7x365 membuat Anda tidak perlu khawatir untuk memulai bisnis setiap hari menggunakan database.

  • Maksimalkan IOPS

Satu ukuran penting untuk sistem database adalah Input / Output Operations Per Second (IOPS). IOPS penting di sini sebagai ukuran seberapa cepat perangkat penyimpanan dapat membaca dan menulis – operasi utama metrik sistem database seperti SQL.

Ingat bahwa membaca dan menulis database memerlukan hard disk untuk bekerja dan memakan waktu – terutama jika Anda perlu membaca dan menulis dari area fisik terpisah dari disk Anda. Dengan membuat membaca dan menulis tugas bersamaan, Anda dapat mempercepat proses ini dengan hampir tidak ada upaya administratif.

  • RAID – Untuk Menghilangkan BUGS

Jika Anda dapat login sebagai administrator di server, Anda mungkin akrab dengan konsep RAID (atau redundant array disk independent). Menggunakan algoritma RAID, administrator dapat menyebarkan satu set data melalui beberapa drive. Tergantung pada algoritma RAID digunakan, RAID dapat memberikan redundansi (melalui mirroring), meningkatkan kinerja (melalui striping), atau kombinasi keduanya.

Selalu gunakan RAID hardware card dengan coprocessor khusus ketika deploying SQL dalam lingkungan RAID, dengan demikian CPU Anda dapat fokus pada aplikasi siklus-intensif untuk menghindari makannya waktu.

  • Komputer Hanya Ingin Satu Hal

Berbagai jenis aplikasi yang berjalan pada server yang sama biasanya membuat server kurang efisien. Saya merekomendasikan layanan segmentasi untuk mendapatkan kinerja terbaik – web server pada satu set kotak, database yang lain, dengan peralatan khusus untuk firewall dan load balancing.

  • Cache Money

Salah satu cara untuk mencegah perpindahan hard disk dan dalam proses meningkatkan kinerja, adalah untuk menyimpan atau cache data yang umum digunakan dalam memori dan dengan demikian membatasi jumlah langkah yang dibutuhkan untuk menyelesaikan transaksi database. Menggunakan satu atau lebih server proxy (atau bahkan menjalankan aplikasi caching pada server SQL), yang merespon dengan data cache secara signifikan dapat mengurangi beban pada sistem berbasis SQL Anda. Ada aplikasi open source besar yang tersedia untuk menyediakan fungsi ini, coba lihat http://memcached.org/.

Hardware-enabled write caching biasanya bagian dari hard disk atau kartu RAID kontroler. Tergantung pada ukuran blok, perangkat lunak database, algoritma RAID, dan jenis kontroler yang digunakan, perangkat keras menulis caching sebenarnya menurunkan I / O kinerja. Selain itu bila menggunakan beberapa jenis tabel dengan jenis tertentu hardware diaktifkan write-caching, administrator dapat menjalankan risiko masalah pemulihan database serius dalam hal aplikasi atau server shutdown tak terduga.

OK, sekian dulu tips-tips dari saya, tunggu tips-tips menarik saya lainnya hanya di https://windowshostingindo.wordpress.com.

 

Categories: SQL Server | Tags: , , , , , | Leave a comment

Create a free website or blog at WordPress.com.