Posts Tagged With: asp.net hosting indonesia

Rekomendasi Untuk ASP.NET Hosting Terbaik di Indonesia

Halo, sudah sekian lama ni tidak update blog saya ni. Masih mencari-cari asp.net hosting yang ada di Indonesia? Mudah-mudahan blog saya ini dapat membantu Anda dalam pencarian asp.net hosting Anda.

Mungkin Anda sekalian masih awam mengenai apa sih ASP.NET itu? ASP.NET adalah bahasa pemograman yang membantu Anda untuk membuat website dan program yang dinamis. Anda dapat menggunakan metodologi modern yang cepat untuk connect ke database Anda. Umumnya sih semua windows hosting pasti support ASP.NET. Tapi pertanyaanya sekarang adalah bagaimana cara menemukan ASP.NET hosting provider yang sesuai dengan kebutuhan Anda? Melalui blog ini, saya akan membantu Anda untuk mencarinya.

ASP.NET Hosting Plan
Umumnya semua windows hosting provider mempunyai control panel yang memudahkan Anda untuk mengatur ASP.NET website Anda. ASP.NET berjalan dengan baik di Windows Server, bukan Linux ya. Control Panel yang biasa digunakan di windows server adalah Plesk, Helm, WebsitePanel. Yang paling popular untuk ASP.NET hosting yaitu Plesk Control Panel.

Plesk Control Panel membantu Anda menyediakan kemudahan mengakses MSSQL database Anda, menjamin bahwa semua terintegrasi dengan baik antara MSSQL database Anda dengan ASP.NET website Anda. Melalui Plesk Control Panel, Anda dapat dengan mudah membuat/mendelete database Anda, Anda juga dapat connect ke database Anda melalui pilihan webadmin yang ada pada Plesk Control Panel. Anda juga dapat menge-set permission Anda melalui Plesk Control Panel. Enak bukan?

Plesk Control Panel

ASP.NET Hosting Terbaik untuk Kebutuhan Anda

JaringanHosting.com, sebagai Microsoft partner yang ada di Indonesia membantu Anda untuk menemukan ASP.NET hosting dengan harga yang terjangkau dan fitur ASP.NET hosting yang mumpuni. JaringanHosting.com telah memulai bisnis hostingnya sejak 2008 yang memiliki kantor di Penjaringan dan memiliki badan usaha yang jelas. Perusahaan ini menawarkan ASP.NET hosting mulai dari harga Rp. 40 ribu/bulan, sehingga tidak membuat kantong Anda bolong. Menarik bukan?

Tim Support ASP.NET JaringanHosting

Jika ditanya mengenai tim support dari JaringanHosting, Anda tidak perlu ragu lagi karena tim support JaringanHosting sudah mempuyai pengalaman di bidang ASP.NET kurang lebih selama 3 tahun dan tim support ini terlatih dengan baik.

Tim support JaringanHosting selalu siap membantu Anda 24 jam sehari tidak peduli pagi, siang, malam. Selain itu ada juga faq/kb yang membantu Anda jika Anda menemukan kesulitan.

Fitur –Fitur ASP.NET Ungulan JaringanHosting

JaringanHosting juga men-support ASP.NET teknologi yang paling akhir dan menyediakan resources yang banyak di server sehingga website Anda dapat bekerja/berjalan dengan optimal. Berikut adalah fitur-fitur yang ada pada JaringanHosting:

  • Unlimited Website
  • MS SQL Server 2012 yang terbaru
  • ASP.NET 4.5.1/4.5/3.5/2.0
  • IIS 8 dengan Full trust permission
  • SmarterMail email System
  • Plesk Control Panel
  • Unlimited FTP, Sub domains, mail boxes
  • PHP, MySQL 5 Database

DataCenter JaringanHosting

Dari yang saya baca, JaringanHosting memiliki 3 datacenter yang beroperasi di US, Netherlands, dan juga Singapore. JaringanHosting menggaransi 99.99% uptime guarantee dan keuntungan memilih mereka sebagai ASP.NET hosting Anda yaitu Anda tidak perlu takut karena mereka menyediakan 30 hari uang kembali jika Anda tidak puas dengan servis yang mereka berikan. Jadi, apa yang perlu dikhawatirkan lagi?

Kesimpulan

Masih bingung cari ASP.NET Hosting yang bagus dimana? Jangan ragu dan jangan salah pilih lagi, pastikan Anda meng-host ASP.NET website Anda di JaringanHosting.

Advertisements
Categories: Articles, ASP.NET, Windows Hosting | Tags: , , , , , , , , | Leave a comment

ASP.NET Hosting Indonesia Tips :: Cara Setup Default Page pada ASP.NET

Saya percaya bahwa dari kalian semua pasti sudah mengetahui apa yang namanya web.config. Web.config digunakan untuk men-setup default document untuk website Anda. Web.config ini dapat digunakan untuk mengganti seluruh website Anda atau hanya di directory tertentu saja. Macam-macam web.config seperti .php, .asp, .htm, .aspx, dan lainnya.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Tujuan Setup Web.Config

Tujuan dari setup web.config ini agar pada saat Anda/client mem-browse website contoh.com maka akan keluar website yang dituju. Jika Anda lupa men-setup default page-nya maka Anda akan melihat error message “file not found” atau “directory browsing denied”. Web server itu digunakan untuk menemukan default files Anda yang sudah saya list di bawah ini:

  • index.htm
  • index.html
  • default.asp
  • default.aspx
  • index.asp
  • index.aspx
  • index.cfm
  • index.php
  • default.htm

Cara Setup Web. Config

Berikut ini adalah contoh cara setup web.config Anda:

<defaultDocument enabled="true">    <!-- this line enables default documents for a directory -->
<files>
<clear/>     <!-- removes the existing default document list -->
<add value="contoh.htm"/>     <!-- contoh.htm is now the default document  -->
<add value="contoh.php"/>     <!-- 2nd default document in search order -->
<add value="contoh.aspx/>     <!-- 3rd default document in search order -->
<add value="contoh.cfm/>      <!-- 4th default document in search order -->
</files>
</defaultDocument>

Menggunakan Custom Default Document

– Gunakan text editor untuk create file dengan nama web.config
– Simpan file tersebut
– Kemudian tempatkan/taruh web.config Anda ke direktori yang ingin Anda modify/ganti

Detail dari Web.Config Konten

Jika tidak ada web.config terdahulu di direktori Anda, maka web.config Anda yang baru adalah sebagai berikut:

<?xml version="1.0"?>
<configuration>
<system.webServer>
<defaultDocument enabled="true">    <!-- this line enables default documents for a directory -->
<files>
<clear/>     <!-- removes the existing default document list -->
<add value="contoh.htm"/>     <!-- contoh.htm is now the default document  -->
<add value="contoh.php"/>     <!-- 2nd default document in search order -->
<add value="contoh.aspx/>     <!-- 3rd default document in search order -->
<add value="contoh.cfm/>      <!-- 4th default document in search order -->
</files>
</defaultDocument>
<modules runAllManagedModulesForAllRequests="true"/>
</system.webServer>
</configuration>

– Jika ada web.config yang dulu tapi tanpa <system.webServer> section maka web.config baru Anda akan terlihat seperti:

<?xml version="1.0"?>
<configuration>
<system.web>
.. existing text ..
.. existing text ..
</system.web>
<system.webServer>
<defaultDocument enabled="true">    <!-- this line enables default documents for a directory -->
<files>
<clear/>     <!-- removes the existing default document list -->
<add value="contoh.htm"/>     <!-- contoh.htm is now the default document  -->
<add value="contoh.php"/>     <!-- 2nd default document in search order -->
<add value="contoh.aspx/>     <!-- 3rd default document in search order -->
<add value="contoh.cfm/>      <!-- 4th default document in search order -->
</files>
</defaultDocument>
<modules runAllManagedModulesForAllRequests="true"/>
</system.webServer>
</configuration>

– Jika web.config Anda yang dulu sudah mempunyai <system.webServer> section, maka Anda hanya perlu menambahkan <defaultDocument> section

<?xml version="1.0"?>
<configuration>
<system.web>
.. existing text ..
.. existing text ..
</system.web>
<system.webServer>
<defaultDocument enabled="true">    <!-- this line enables default documents for a directory -->
<files>
<clear/>     <!-- removes the existing default document list -->
<add value="contoh.htm"/>     <!-- contoh.htm is now the default document  -->
<add value="contoh.php"/>     <!-- 2nd default document in search order -->
<add value="contoh.aspx/>     <!-- 3rd default document in search order -->
<add value="contoh.cfm/>      <!-- 4th default document in search order -->
</files>
</defaultDocument>
<modules runAllManagedModulesForAllRequests="true"/>
</system.webServer>
</configuration>

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , , , | Leave a comment

ASP.NET Hosting Indonesia :: 5 Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Dalam Memilih ASP.NET Hosting Provider

Seperti kita ketahui bahwa ASP.NET merupakan solusi yang powerful untuk membangun website yang dinamis. Namun untuk membangun website yang memiliki performa yang baik, tentu saja Anda harus pandai dalam memilih provider hosting Anda karena web  ASP.NET membutuhkan performa database yang cepat. Anda dapat melihat keuntungan dalam memakai ASP.NET disini.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Di bawah ini adalah point yang Anda perlu perhatikan dalam memilih ASP.NET hosting plan yang terbaik untuk bisnis Anda:

1. Framework Versions:

Jelas Anda ingin produk yang terbaru bukan? Nah coba Anda cek provider yang Anda inginkan, mereka support tidak dengan teknologi ASP.NET yang terakhir? Sekarang sudah keluar ASP.NET 4.5 version. Seperti halnya Anda membeli mobil, Anda pastinya ingin membeli mobil dengan versi terbaru, bukan?

2. Database

Provider yang bagus juga memiliki opsi bagi Anda untuk memilih database version yang Anda mau. Setidaknya Anda dapat memilih 2 version database. Sekarang versi terbaru untuk SQL database adalah SQL 2012. Provider yang bagus akan selalu update teknologi terbaru.

3. Backup

Nah, bagaimana kalau tiba-tiba data Anda hilang atau corrupted/rusak? Pastikan bahwa provider Anda mempunyai backup file-file Anda sehingga pada saat kehilangan atau kerusakan, Anda dapat merecovery files Anda semua. Ketika memilih asp.net hosting terbaik, Anda harus mengecek infrastruktur yang mereka tawarkan.

4. Bandwith

Percuma saja jika website Anda kelihatan bagus, namun servernya abal-abal. Pada saat web Anda sudah terkenal, tiba-tiba web Anda kena suspend gara-gara memakai resource berlebihan. Anda tidak mau hal ini terjadi pada Anda bukan? ASP.NET hosting terbaik selalu menawarkan Anda bandwith yang besar atau bahkan UNLIMITED.

5. Customer Support 24×7

Ini sungguh sangat diperlukan jika Anda mendapat masalah pada website Anda. Anda pastinya selalu ingin customer support yang siap setiap saat untuk menjawab/memberikan solusi atas permasalahan Anda. Cara ceknya bagaimana? Coba Anda hubungi sales mereka dlu, baik melalui telepon, live chat, atau email, bagaimana respon mereka? Seberapa cepat mereka menjawab? Seberapa ramah mereka? Dan masi banyak lagi.

Di atas adalah beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih ASP.NET hosting provider. Masi banyak faktor yang lain, namun menurut saya diatas adalah faktor-faktor utama dalam memilih ASP.NET provider.

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , | Leave a comment

ASP.NET 4 Hosting Tips – Mengamankan ASP.NET Pages Anda dengan Form Authentication – C# dan ASP.NET 4

Sekarang ASP.NET 4.5 adalah versi yang terbaru untuk ASP.NET. Namun, kita melihat sedikit ke belakang yaitu ASP.NET 4. Kenapa saya mao bahas ASP.NET 4 hari ini? Karena ada fitur yang sangat menarik di ASP.NET 4 yang tidak boleh dilewatkan pada post ini.

ASP.Net memiliki fitur built-in bernama Form Authentication yang memungkinkan developer dengan mudah mengamankan daerah-daerah tertentu dari sebuah situs web. Dalam posting ini saya akan membangun sebuah sampel otentikasi sederhana menggunakan C # dan ASP.Net 4.0.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Pengaturan keamanan dengan ASP.Net dikonfigurasi dari dalam file web.config. Ini adalah file ASCII standar, dengan format XML, yang terletak di root aplikasi web Anda. Berikut ini adalah file web.config contoh:

<configuration>
    <system.web>
        <authentication mode="Forms">
            <forms name="TestAuthCookie" loginUrl="login.aspx" timeout="30">
                <credentials passwordFormat="Clear">
            <user name="user1" password="pass1"/>
            <user name="user2" password="pass2"/>
        </credentials>
        </forms>
    </authentication>
    <authorization>
        <deny users="?"/>
    </authorization>
    <compilation targetFramework="4.0"/>
    <pages controlRenderingCompatibilityVersion="3.5" ClientIDMode="AutoID"/>
    </system.web>
</configuration>

Baris pertama adalah standar untuk file web.config dan tidak memiliki bantalan pada keamanan.

Bagian berikutnya menetapkan bahwa Anda mengkonfigurasi keamanan untuk aplikasi web ini. Pertama kita mengatur mode otentikasi untuk menggunakan cookie dalam contoh khusus ini. Anda dapat menentukan nama yang unik untuk cookie. Bagian ini juga menentukan halaman atau URL yang akan berisi kode otentikasi (login.aspx dalam kasus ini) dan berapa lama cookie otentikasi harus bertahan.

Dua baris berikutnya menentukan username dan password yang valid untuk aplikasi web ini. Sejauh yang saya tahu tidak ada batasan untuk jumlah akun pengguna Anda dapat menempatkan di web.config, tetapi jika ada sejumlah besar – atau jika mereka sering berubah – mungkin lebih baik untuk menempatkan informasi ini dalam sebuah file eksternal seperti database atau file XML, bukan (saya akan menunjukkan hal ini dalam artikel mendatang).

Sekarang kita telah menentukan beberapa account logon yang valid, kita harus benar-benar menentukan bahwa kita ingin melindungi password. Untuk contoh ini saya telah memutuskan untuk melindungi sandi seluruh situs web mulai dari akar, sehingga atribut opsional tidak akan digunakan. Kami menetapkan otorisasi untuk menyangkal semua pengguna non-otentik (menolak pengguna = “?”).

Itu semua diperlukan untuk file config.web. Jika seseorang mencoba untuk mengakses situs dan pengguna tidak sudah dikonfirmasi, mereka akan diarahkan ke halaman login.aspx.

Ini hanya setengah proses yang diperlukan sekalipun. Kita sekarang perlu untuk membuat halaman login.aspx untuk benar-benar memungkinkan pengguna untuk otentikasi ke aplikasi kita.

Berikut adalah sumber lengkap dari halaman login.aspx sampel:

<%@ Page Language="C#" AutoEventWireup="true" CodeFile="login.aspx.cs" %>
<html>
<head runat="server"><title>Sample</title><head>
<body>
    <form id="form1" runat="server">
        Username: <asp:TextBox ID="txtUsername" runat="server" /><br>
        Password:<asp:TextBox ID="txtPassword" runat="server" /><br>
        <asp:Button ID="Button1" runat="server" onclick="Button1_Click" Text="Login" /><br>
        <asp:Label ID="lblStatus" runat="server" Text="Please login" />
    </form>
</body>
</html>

Berikut ini adalah complete source-nya:

using System;
using System.Web.UI.WebControls;
using System.Web.Security;
public partial class Default3 : System.Web.UI.Page
{
    protected void Button1_Click(object sender, EventArgs e)
    {
        if (FormsAuthentication.Authenticate(txtUsername.Text, txtPassword.Text))
        {
            lblStatus.Text = ("Welcome " + txtUsername.Text);
            FormsAuthentication.RedirectFromLoginPage(txtUsername.Text, true);
        }
        else
        {
            lblStatus.Text = "Invalid login!";
        }
    }
}

Mari kita melihat halaman login.aspx pertama. Ini merupakan HTML format yang cukup lurus, tetapi bukan tag HTML yang sebenarnya, melainkan ASP.Net kontrol HTML yang akan membuat halaman HTML ke browser klien (Anda bisa membedakan karena runat = “server” tag pada pada kontrol). Ini adalah bentuk yang menerima username dan password. Ketika tombol submit diklik, halaman ini mengeksekusi kode dalam halaman login.aspx.cs terletak di subroutine bernama “Button1_Click”.

Di dalam metode Button1_Click kita menggunakan objek FormsAuthentication. Baris pertama sub sebenarnya melewati username dan password yang dimasukkan ke objek, yang pada gilirannya membandingkan informasi ini dengan nilai-nilai di file web.config. Jika nilai cocok, maka perubahan baris berikutnya label (hanya agar kita bisa melihat secara visual bahwa hal itu bekerja) kemudian menulis cookie untuk browser dan redirect pengguna kembali ke URL asli yang diminta. Nilai kedua yang terdaftar (“true”) memberitahu browser untuk bertahan cookie. Jadi, jika pengguna ini mengotentikasi, menutup browser mereka, membuka lagi, dan mencoba https, maka mereka masih akan dikenali/authenticate.

Jika username dan password yang dimasukkan tidak cocok, pesan kesalahan ditampilkan ke layar dan pengunjung diperbolehkan untuk memasukkan username dan password baru untuk mencoba lagi.

Ini adalah contoh sederhana dan saya tidak menutupi salah satu konfigurasi lanjutan atau pilihan, tetapi dengan kode contoh ini, Anda harus memiliki dasar untuk bekerja dengan jika Anda ingin menerapkan keamanan di ASP.Net.

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , , , | 4 Comments

ASP.NET Hosting Membantu Semua Orang untuk Mengenal Windows Hosting

Hal pertama yang harus dipahami ketika Anda ingin mencari ASP.Net hosting adalah bahwa Anda pasti mencari Windows hosting. ASP.Net adalah teknologi eksklusif yang dimiliki oleh Microsoft dan karena itu tidak akan bekerja di lingkungan Linux hosting karena mereka tidak kompatibel. Semua tergantung pada keputusan Anda untuk memilih windows hosting provider, mungkin Anda akan sedikit kesulitan dalam mencari windows hosting provider, karena di Indonesia sangat jarang provider yang support windows, tapi untuk Linux hosting, Anda pasti menemukan secara mudah dan Anda dapat memilih satu per satu.

Mengapa kadang Anda sangat sulit menemukan Windows hosting provider di Indonesia? Ini disebabkan oleh biaya lisensi yang cukup mahal dan banyaknya orang yang menyukai hal-hal yang bersifat praktis dan gratis juga. Padahal manfaat dari windows hosting sangatlah banyak dan tingkat keamanan dari windows hosting sendiri itu jauh lebih baik dibandingkan dengan Linux hosting. Anda membaca lebih lanjut keuntungan memilih ASP.NET.

Shared Hosting

Pastinya dalam mencari hosting, umumnya orang menyukai harga yang murah dan ekonomis. Oleh karena itu, diciptakan shared hosting di sini. Memang dengan windows hosting, biaya yang Anda keluarkan pastinya akan lebih besar dari Linux hosting. Namun, dengan windows hosting, Anda dapat membangun web yang lebih dinamis. Sekarang Anda tidak perlu khawatir, karena JaringanHosting.com menawarkan produk windows asp.net hosting mulai dari harga yang tejangkau, yakni Rp. 30.000,-/bulan

Jika web Anda telah terkenal dan mempunyai banyak pengunjung setiap harinya, maka Anda tidak disarankan menggunakan shared hosting lagi, namun Anda perlu meng-upgrade ke VPS atau dedicated server. Dengan dedicated server, web Anda jauh dapat beroperasi dengan optimal. Bila Anda tetap menggunakan shared hosting, apalagi hosting dengan harga yang murah, web Anda akan sering down yang mengakibatkan pada tidak optimalnya web Anda bekerja dan akan berdampak pada penurunan penghasilan Anda.

Dedicated Server

Sebuah dedicated server tidak mungkin untuk masuk ke dalam kategori hosting murah, kecuali Anda menemukan diskon atau penawaran yang menarik lainnya. Tapi jika memang web Anda dikunjungi oleh banyak orang dan Anda sangat bergantung pada web tersebut, maksudnya penghasilan didapat dari web tersebut, maka Anda tidak perlu khawatir dengan harga dari dedicated server itu sendiri. Toh, biaya pemasukan Anda pastinya jauh lebih besar dari uang yang harus dikeluarkan untuk dedicated server itu sendiri

Dengan adanya dedicated server, Anda mengurus server itu sendiri, bila perlu Anda dapat langsung RDP ke server tersebut dan Anda mempunyai akses penuh terhadap server tersebut. Jika dibandingkan dengan shared server, shared server hanya mempunyai akses yang terbatas. Jadi jika memang Anda sangat butuh web Anda selalu up, maka saya sangat menyarankan Anda untuk membeli dedicated hosting.

VPS Hosting

VPS adalah jawaban untuk semua orang-orang yang mencari solusi ASP.NET hosting murahyang merupakan solusi bahwa web Anda tidak dapat di host di shared server. Masalah dengan VPS hosting pada platform Windows adalah dalam sifat cara hosting VPS bekerja. Sebuah server dibagi menjadi partisi yang masing-masing akan memiliki salinan dari sistem operasi Windows yang diinstal dan menjadi VPS.

Microsoft mengenakan biaya lisensi untuk setiap instalasi sistem operasi Windows yang terjadi, sehingga biaya ini harus dibayarkan untuk setiap server pribadi individu virtual. Bagi banyak perusahaan hosting yang membuat VPS hosting menggunakan Windows menjadi tidak praktis dan tidak efektif. Kadangkala biaya VPS hosting yang mendekati biaya dedicated server, ini yang menjadi solusi yang kurang baik.

Categories: ASP.NET, Windows Hosting | Tags: , , , , , , | Leave a comment

ASP.NET Hosting Tips :: Tip-Tip URL Rewriting

Pada kesempatan terakhir, saya telah membicarakan URL Routing di ASP.NET 4.0. Tutorial kali ini mungkin sedikit agak panjang lebar dan saya harap Anda tidak bosan dengan blog saya. Tutorial hari ini akan berpusat pada tips apa saja yang dilakukan untuk melakukan URL Rewrite supaya SEO Anda itu bagus di google dan web Anda mempunyai ranking yang bagus di google. Semua setting ini dapat Anda lakukan di IIS 7 Anda dan juga web.config Anda. Tetap untuk alasan lebih simple, saya akan memberitahu code yang dipakai di web.config Anda.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Untuk memulai, tambahkan new section seperti di bawah ini:

<rewrite>
<rules>
</rules>
</rewrite>

Tips 1: Tambahkan atau Hilangkan Trailing Slash

Trailing slash dalam URL menciptakan situasi yang menyebabkan google mengingat URL yang berbeda dan membagi peringkat, misalnya ada banyak perbedaan dalam: http://abc.com dan http:/abc.com/

Ini dapat diperbaiki dengan menambahkan aturan penulisan ulang yang secara otomatis mengarahkan pengguna ke pengaturan standar yaitu dengan atau tanpa garis miring. Saya akan mendaftarkan keduanya dan Anda yang memutuskan untuk memilih yang mana. Jadi mari kita mulai dengan aturan untuk Slash ada di bawah tag <rule> didefinisikan di atas.

<rule name="Remove Trailing Slash" stopProcessing="true">
<match url="(.*)/$" />
<conditions>
<add input="{REQUEST_FILENAME}" matchType="IsDirectory" negate="true" />
<add input="{REQUEST_FILENAME}" matchType="IsFile" negate="true" />
<add input="{URL}" pattern="WebResource.axd" negate="true" />
<add input="{URL}" pattern="ScriptResource.axd" negate="true" />
</conditions>
<action type="Redirect" redirectType="Permanent" url="{R:1}" />
</rule>

Tambahkan Add the slash di akhir:

<rule name="Add trailing slash" stopProcessing="true">
<match url="(.*[^/])$" />
<conditions>
<add input="{REQUEST_FILENAME}" matchType="IsFile" negate="true" />
<add input="{REQUEST_FILENAME}" matchType="IsDirectory" negate="true" />
</conditions>
<action type="Redirect" redirectType="Permanent" url="{R:1}/" />
</rule>

Tips 2: Default Document Rewrite

Untuk pengguna ASP.NET seperti saya ini, maka akan terlihat sama http://abc.com dan http://abc.com/default.aspx karena keduanya terikat untuk menampilkan konten yang sama, bukan? tetapi untuk mesin pencari/google, hal ini akan menampilkan hasil yang berbeda. Untuk menetapkan aturan bahwa siapa pun yang mengunjungi http://abc.com/default.aspx harus otomatis di-direct ke http://abc.com. Inilah tips-nya.

Tips 3: Casing URL

Yap, memang sangat penting untuk menentukan URL Anda, apakah itu huruf kecil atau besar, Anda harus seragam dan konsisten sehingga google dapat men-crawl web Anda:

<rule name="Lower Case URLs" stopProcessing="true">
<match url="[A-Z]" ignoreCase="false" />
<conditions logicalGrouping="MatchAll" trackAllCaptures="false">
<add input="{URL}" pattern="WebResource.axd" negate="true" />
</conditions>
<action type="Redirect" url="{ToLower:{URL}}" />
</rule>

Tips 4: Canonical Hostnames

Anda mungkin telah mencatat situasi di mana beberapa situs terbuka dengan www atau tanpa awalan www. Kadang akan menjadi masalah bagi google karena jika web Anda dapat dikunjungi dengan www atau non-www, google akan menilai web Anda itu sebagai web yang berbeda. Nah, cara fix issue ini adalah sebagai berikut:

<rule name="Cannonical Hostname">
<match url="(.*)" />
<conditions logicalGrouping="MatchAll" trackAllCaptures="false">
<add input="{HTTP_HOST}" pattern="^gamefiz\.com$" negate="true" />
</conditions>
<action type="Redirect" url="http://gamefiz.com/{R:1}" />
</rule>

OK, sekian tutorial mengenai URL rewrite ini. Pastikan web Anda di halaman 1 google. J

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , , , , | Leave a comment

ASP.NET Tutorial :: URL Routing di ASP.NET 4 Web Forms

Pada tutorial hari ini, saya akan berbicara mengenai URL Routing di ASP.NET 4.0. Apa sih itu URL Routing? URL routing ini berfungsi banyak, salah satunya untuk SEO dan juga terlihat lebih simple.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Hampir tidak ada beda dalam URL routing dengan menulis ulang/rewriting. Rewriting sebelumnya dilakukan melalui pihak ketiga dan semacam kode yang tidak dikelola.

Jadi, bagaimana cara melakukan URL routing? Caranya sangat mudah dan simple, Anda hanya perlu mengganti dan menambahkan sedikit di Global.asax Anda.

1. Call a function dari Application_Start

void Application_Start(object sender, EventArgs e)
{
// Code that runs on application startup
RegisterRoutes(RouteTable.Routes);
}

2. Buat metode yang diperlukan

void RegisterRoutes(RouteCollection routes)
{
routes.Add(new Route("{resource}.axd/{*pathInfo}", new StopRoutingHandler())); // line 1

routes.MapPageRoute("category-route",
"{name}",
"~/gamecategory.aspx"); // line 2
}

Line 2 adalah hal utama yang menambah rute dan menangani permintaan yang masuk untuk URL yang mungkin seperti “www.yoursite.com / baru”. Parameter pertama adalah nama rute yang dapat digunakan kemudian untuk mendapatkan URL keluar dan parameter kedua mendefinisikan format URL untuk mencocokkan. Parameter ketiga mendefinisikan halaman yang sebenarnya yang akan menangani permintaan di background Anda. The MapPageRoute () metode memiliki lima overloads yang dapat digunakan untuk memiliki kontrol baik untuk fitur seperti “kendala Route” dan memberikan “nilai-nilai default untuk parameter”. Sekarang di halaman gamecategory.aspx Anda bisa mendapatkan nama kategori yang telah ada dan memuat bahwa kategori ini informasi pada halaman. Jadi sekarang di halaman pageload Anda, Anda dapat mengambil keuntungan dari Page.RouteData properti baru untuk mendapatkan “category” nilai dipetakan menggunakan “{name}”

protected void Page_Load(object sender, EventArgs e)
{
if (!IsPostBack)
{
string _categoryName = Page.RouteData.Values[“name”] as string;
LoadCategory(_categoryName);
}
}

Selain mendapatkan nilai parameter dari kode Anda juga dapat menggunakan sintaks deklaratif untuk mendapatkan nilai dalam SqlDataSource Anda dengan menggunakan kontrol baru seperti

Line 1 berfungsi untuk menangani implementasi AJAX dengan routing sehingga routing tersebut tidak beroperasi dengan baik yang mengakibatikan error di Ajax seperti berikut “Sys is undefined or AJAX framework failed to load”. Jadikan ini sebagai prioritas Anda.

Di artikel berikutnya, saya akan membicarakan mengenai Tips dan Trick dalam URL Rewriting.

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , | 1 Comment

Apakah VPS/Dedicated/Shared ASP.NET yang Cocok Untuk Kebutuhan Saya?

Ketika mencari sebuah perusahaan ASP.NET Hosting, Anda harus selalu mencoba untuk mencari sebuah perusahaan yang menawarkan versi terbaru dari ASP.NET, IIS, dan Windows Server. Selain itu di plan mereka harus wajib memiliki setidaknya 1 MSSQL database, karena ini sangat digunakan oleh developer ASP.NET. Ya, Anda dapat menggunakan Access, namun Access memiliki batas-batas.

Hal-hal lain yang perlu diperhatiakan adalah apakah Anda mampu mendapatkan CPU yang memadai dan RAM yang memadai juga, apakah Anda memiliki dukungan aplikasi lengkap yang dapat dipercaya, dan apakah backup, pemantauan, dan keamanan semua diurus oleh penyedia hosting untuk Anda. Itu merupakan point yang perlu Anda perhatikan, coba Anda bayangkan jika software tersebut Anda kelola sendiri, Anda pastinya dapat kewalahan. Kecuali jika Anda memiliki dedicated sendiri, Anda dapat memantau kinerjaya sendiri atau dapat menggunakan jasa provider Anda untuk mengurusnya untuk Anda (manage dedicated hosting).

Perlu diketahui bahwa ASP.NET dan SQL dapat bekerja dengan baik jika RAM dan CPU yang mendukung aplikasi tersebut. Untuk itu, sangatlah diperlukan provider ASP.NET yang dapat diandalkan sehingga website Anda tidak loading/berjalan lama atau kadang-kadang muncul error yang aneh. Tapi jika memang Anda membutuhkan konsumsi CPU yang besar, Anda perlu membeli dedicated server sendiri atau minimal VPS.

Ketika memilih perusahaan, Anda perlu mencari dan menemukan review dari perusahaan tersebut dan pastikan juga Anda mencari perusahaan yang benar-benar fokus/spesialis di bidang ASP.NET. Sehingga pada akhirnya Anda tidak akan menyesal. Janganlah mencari perusahaan yang mempunyai biaya hosting yang murah, bisa jadi mereka hanya ingin mendapatkan uang Anda, lalu mereka pergi begitu saja, atau servis yang diberikan sangatlah tidak baik.

Untuk info lebih lengkap mengenai shared, VPS dan dedicated hosting, Anda dapat mempelajarinya lebih lengkap, jadi Anda dapat memutuskan dengan benar apa yang benar-benar Anda butuhkan.

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , | Leave a comment

Cara Mengatasi System.Security.SecurityException: Request for the permission of type ‘System.Web.AspNetHostingPermission, System, Version=2.0.0.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=b77a5c561934e089′ failed

Error ini dapat sering terjadi karena banyak hal. Dalam kasus ini, saya mencontohkan error ini terjadi pada saat saya mencoba publish ASP.NET MVC 3 di IIS 7.5.

Untuk mengatasi error ini, sangatlah mudah, Anda hanya perlu ke “Load User Profile”, lalu ganti ke True seperti gambar di bawah ini:

 

Pasti tidak ada masalah lagi. Semoga membantu. 🙂

Categories: ASP.NET, ASP.NET MVC | Tags: , , , , , | Leave a comment

Cara Mengatasi Error di Filezilla – Failed to Retrieve Directory Listing

Error ini kadang sangat sering Anda jumpai jika Anda sedang connect ke Filezilla Anda:

Response:           200 PORT command successful. Consider using PASV.
Command:          LIST
Error:     Connection timed out
Error:     Failed to retrieve directory listing

Cara mengatasi error di atas adalah:

1. Buka Filezilla –> Settings
2. Click on Connection –> FTP: Pilih ACTIVE
3. Click on Connection -> FTP -> Active Mode: Select “Ask your operating system for the external IP address”
4. Click on Connection -> FTP -> Passive Mode: Choose Fall Back to Active Mode

Anda dapat melihat image di bawah ini:

Coba connect kembali.  Semoga tutorial di atas membantu. 🙂

Categories: Filezilla | Tags: , , , , , | 1 Comment

Create a free website or blog at WordPress.com.