Posts Tagged With: asp.net hosting

ASP.NET Tips :: Bagaimana Cara Mengirim SMS Melalui ASP.NET Dengan Menggunakan API dari Provider

Halo, apa kabar semuanya? Padad tutorial hari ini saya akan menceritakan sedikit tutorial mengenai bagaimana mengirim SMS menggunakan ASP.NET dan API dari provider pengirim SMS.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Setiap kali Anda akan mendapatkan SMS dari penyedia SMS, mereka akan memberikan userid, kata sandi/password dan SenderID, mereka juga akan menyediakan Anda API untuk mengintegrasikan dengan situs web Anda untuk mengirim sms.

Jika Anda memiliki control panel dari provider Anda, maka anda akan mendapatkan API dari dukungan atau bagian Integrasi SMS.

Untuk mengintegrasikan API ini Anda perlu menggunakan add System.IO dan System.Net namespaces.

Berikut ini adalah kode demo:

protected void btnSendMessage_Click(object sender, EventArgs e)
{
string senderusername = "xxxxx";
string senderpassword = "xxxx";
string senderid = "xxx";
string sURL;
StreamReader objReader;
sURL = "http://thundersms.com/smsapps/pushsms.php?username=" + senderusername + "&password=" + senderpassword + "&sender=" + senderid + "&mobile=62" + txtMobileNumber.Text + "&type=1&message=" + txtMessage.Text;
WebRequest wrGETURL;
wrGETURL = WebRequest.Create(sURL);
try
{
Stream objStream;
objStream = wrGETURL.GetResponse().GetResponseStream();
objReader = new StreamReader(objStream);
objReader.Close();
}
catch (Exception ex)
{
ex.ToString();
}
}

Advertisements
Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , , | Leave a comment

ASP.NET Hosting Tips – Mengamankan Web ASP.NET Anda Menggunakan Tag Location (Part II)

Pada post yang lalu, saya menceritakan bagaimana cara setup Form Authentication di website Anda supaya aman. Nah, sekarang pertanyaannya, bagaimana cara membuat secure/aman seluruh web Anda? Akan saya bahas pada artikel dan tips kali ini. Selamat menikmati.
Windows ASP.NET Hosting Indonesia
Katakanlah Anda ingin mengizinkan siapa pun untuk mengakses root dari situs web tetapi Anda memiliki dua subfolder aman – “secure1” dan “secure2″ – bahwa Anda hanya ingin pengguna tertentu untuk mengakses. Di bawah ini menunjukkan penggunaan tag <Location> untuk mengkonfigurasi pengaturan keamanan khusus bagi mereka folder individu.

<configuration>
<system.web>
<authentication mode=”Forms”>
<forms name=”TestAuthCookie” loginUrl=”login.aspx” timeout=”30″>
<credentials passwordFormat=”Clear”>
<user name=”user1″password=”pass1″/>
<user name=”user2″password=”pass2″/>
</credentials>
</forms>
</authentication>
</system.web>
<location path=”secure1″>
<system.web>
<authorization>
<allow users=”user1″/>
<deny users=”*”/>
</authorization>
</system.web>
</location>
<location path=”secure2″>
<system.web>
<authorization>
<allow users=”user2″/>
<deny users=”*”/>
</authorization>
</system.web>
</location>
</configuration>

Saat membuat aturan akses (dalam atribut <authorization>) pastikan untuk tidak hanya mengatur <allow> tetapi juga value <deny> seperti yang saya lakukan di atas. Jikalau Anda telah menentukan user mana yang akan memiliki akses – dan juga untuk semua orang.

Contoh ini memungkinkan hanya user1 untuk mengakses secure1 dan hanya user2 untuk mengakses secure2.

Semoga membantu, sampai jumpa di artikel dan tips menarik saya lainnnya.

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , | Leave a comment

ASP.NET Hosting Membantu Semua Orang untuk Mengenal Windows Hosting

Hal pertama yang harus dipahami ketika Anda ingin mencari ASP.Net hosting adalah bahwa Anda pasti mencari Windows hosting. ASP.Net adalah teknologi eksklusif yang dimiliki oleh Microsoft dan karena itu tidak akan bekerja di lingkungan Linux hosting karena mereka tidak kompatibel. Semua tergantung pada keputusan Anda untuk memilih windows hosting provider, mungkin Anda akan sedikit kesulitan dalam mencari windows hosting provider, karena di Indonesia sangat jarang provider yang support windows, tapi untuk Linux hosting, Anda pasti menemukan secara mudah dan Anda dapat memilih satu per satu.

Mengapa kadang Anda sangat sulit menemukan Windows hosting provider di Indonesia? Ini disebabkan oleh biaya lisensi yang cukup mahal dan banyaknya orang yang menyukai hal-hal yang bersifat praktis dan gratis juga. Padahal manfaat dari windows hosting sangatlah banyak dan tingkat keamanan dari windows hosting sendiri itu jauh lebih baik dibandingkan dengan Linux hosting. Anda membaca lebih lanjut keuntungan memilih ASP.NET.

Shared Hosting

Pastinya dalam mencari hosting, umumnya orang menyukai harga yang murah dan ekonomis. Oleh karena itu, diciptakan shared hosting di sini. Memang dengan windows hosting, biaya yang Anda keluarkan pastinya akan lebih besar dari Linux hosting. Namun, dengan windows hosting, Anda dapat membangun web yang lebih dinamis. Sekarang Anda tidak perlu khawatir, karena JaringanHosting.com menawarkan produk windows asp.net hosting mulai dari harga yang tejangkau, yakni Rp. 30.000,-/bulan

Jika web Anda telah terkenal dan mempunyai banyak pengunjung setiap harinya, maka Anda tidak disarankan menggunakan shared hosting lagi, namun Anda perlu meng-upgrade ke VPS atau dedicated server. Dengan dedicated server, web Anda jauh dapat beroperasi dengan optimal. Bila Anda tetap menggunakan shared hosting, apalagi hosting dengan harga yang murah, web Anda akan sering down yang mengakibatkan pada tidak optimalnya web Anda bekerja dan akan berdampak pada penurunan penghasilan Anda.

Dedicated Server

Sebuah dedicated server tidak mungkin untuk masuk ke dalam kategori hosting murah, kecuali Anda menemukan diskon atau penawaran yang menarik lainnya. Tapi jika memang web Anda dikunjungi oleh banyak orang dan Anda sangat bergantung pada web tersebut, maksudnya penghasilan didapat dari web tersebut, maka Anda tidak perlu khawatir dengan harga dari dedicated server itu sendiri. Toh, biaya pemasukan Anda pastinya jauh lebih besar dari uang yang harus dikeluarkan untuk dedicated server itu sendiri

Dengan adanya dedicated server, Anda mengurus server itu sendiri, bila perlu Anda dapat langsung RDP ke server tersebut dan Anda mempunyai akses penuh terhadap server tersebut. Jika dibandingkan dengan shared server, shared server hanya mempunyai akses yang terbatas. Jadi jika memang Anda sangat butuh web Anda selalu up, maka saya sangat menyarankan Anda untuk membeli dedicated hosting.

VPS Hosting

VPS adalah jawaban untuk semua orang-orang yang mencari solusi ASP.NET hosting murahyang merupakan solusi bahwa web Anda tidak dapat di host di shared server. Masalah dengan VPS hosting pada platform Windows adalah dalam sifat cara hosting VPS bekerja. Sebuah server dibagi menjadi partisi yang masing-masing akan memiliki salinan dari sistem operasi Windows yang diinstal dan menjadi VPS.

Microsoft mengenakan biaya lisensi untuk setiap instalasi sistem operasi Windows yang terjadi, sehingga biaya ini harus dibayarkan untuk setiap server pribadi individu virtual. Bagi banyak perusahaan hosting yang membuat VPS hosting menggunakan Windows menjadi tidak praktis dan tidak efektif. Kadangkala biaya VPS hosting yang mendekati biaya dedicated server, ini yang menjadi solusi yang kurang baik.

Categories: ASP.NET, Windows Hosting | Tags: , , , , , , | Leave a comment

ASP.NET Hosting Tips :: Tip-Tip URL Rewriting

Pada kesempatan terakhir, saya telah membicarakan URL Routing di ASP.NET 4.0. Tutorial kali ini mungkin sedikit agak panjang lebar dan saya harap Anda tidak bosan dengan blog saya. Tutorial hari ini akan berpusat pada tips apa saja yang dilakukan untuk melakukan URL Rewrite supaya SEO Anda itu bagus di google dan web Anda mempunyai ranking yang bagus di google. Semua setting ini dapat Anda lakukan di IIS 7 Anda dan juga web.config Anda. Tetap untuk alasan lebih simple, saya akan memberitahu code yang dipakai di web.config Anda.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Untuk memulai, tambahkan new section seperti di bawah ini:

<rewrite>
<rules>
</rules>
</rewrite>

Tips 1: Tambahkan atau Hilangkan Trailing Slash

Trailing slash dalam URL menciptakan situasi yang menyebabkan google mengingat URL yang berbeda dan membagi peringkat, misalnya ada banyak perbedaan dalam: http://abc.com dan http:/abc.com/

Ini dapat diperbaiki dengan menambahkan aturan penulisan ulang yang secara otomatis mengarahkan pengguna ke pengaturan standar yaitu dengan atau tanpa garis miring. Saya akan mendaftarkan keduanya dan Anda yang memutuskan untuk memilih yang mana. Jadi mari kita mulai dengan aturan untuk Slash ada di bawah tag <rule> didefinisikan di atas.

<rule name="Remove Trailing Slash" stopProcessing="true">
<match url="(.*)/$" />
<conditions>
<add input="{REQUEST_FILENAME}" matchType="IsDirectory" negate="true" />
<add input="{REQUEST_FILENAME}" matchType="IsFile" negate="true" />
<add input="{URL}" pattern="WebResource.axd" negate="true" />
<add input="{URL}" pattern="ScriptResource.axd" negate="true" />
</conditions>
<action type="Redirect" redirectType="Permanent" url="{R:1}" />
</rule>

Tambahkan Add the slash di akhir:

<rule name="Add trailing slash" stopProcessing="true">
<match url="(.*[^/])$" />
<conditions>
<add input="{REQUEST_FILENAME}" matchType="IsFile" negate="true" />
<add input="{REQUEST_FILENAME}" matchType="IsDirectory" negate="true" />
</conditions>
<action type="Redirect" redirectType="Permanent" url="{R:1}/" />
</rule>

Tips 2: Default Document Rewrite

Untuk pengguna ASP.NET seperti saya ini, maka akan terlihat sama http://abc.com dan http://abc.com/default.aspx karena keduanya terikat untuk menampilkan konten yang sama, bukan? tetapi untuk mesin pencari/google, hal ini akan menampilkan hasil yang berbeda. Untuk menetapkan aturan bahwa siapa pun yang mengunjungi http://abc.com/default.aspx harus otomatis di-direct ke http://abc.com. Inilah tips-nya.

Tips 3: Casing URL

Yap, memang sangat penting untuk menentukan URL Anda, apakah itu huruf kecil atau besar, Anda harus seragam dan konsisten sehingga google dapat men-crawl web Anda:

<rule name="Lower Case URLs" stopProcessing="true">
<match url="[A-Z]" ignoreCase="false" />
<conditions logicalGrouping="MatchAll" trackAllCaptures="false">
<add input="{URL}" pattern="WebResource.axd" negate="true" />
</conditions>
<action type="Redirect" url="{ToLower:{URL}}" />
</rule>

Tips 4: Canonical Hostnames

Anda mungkin telah mencatat situasi di mana beberapa situs terbuka dengan www atau tanpa awalan www. Kadang akan menjadi masalah bagi google karena jika web Anda dapat dikunjungi dengan www atau non-www, google akan menilai web Anda itu sebagai web yang berbeda. Nah, cara fix issue ini adalah sebagai berikut:

<rule name="Cannonical Hostname">
<match url="(.*)" />
<conditions logicalGrouping="MatchAll" trackAllCaptures="false">
<add input="{HTTP_HOST}" pattern="^gamefiz\.com$" negate="true" />
</conditions>
<action type="Redirect" url="http://gamefiz.com/{R:1}" />
</rule>

OK, sekian tutorial mengenai URL rewrite ini. Pastikan web Anda di halaman 1 google. J

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Menampilkan Favicon pada Website Anda

Favicon adalah gambar kecil yang ditampilkan pada sisi kiri dari address bar di browser, atau pada tab di browser. Menambahkan Favicon adalah cara yang bagus untuk meningkatkan impression pada website anda agar mudah diingat orang.

Berikut adalah tampilan favicon dari website penyedia hosting terkemuka di Indonesia, JaringanHosting.com.

– Contoh tampilan favicon pada browser Firefox:

image_1

– Contoh tampilan favicon pada browser Google Chrome:

image_2

– Contoh tampilan favicon pada browser Internet Explorer:

image_3

Menambahkan favicon ke website Anda sangat mudah. Pertama, Anda perlu membuat ikon sebesar 16 x 16 piksel dan nama favicon.ico. Tidak ada format file lain atau ukuran yang diterima selain itu. Simpan favicon Anda ke direktori root dari aplikasi web ASP.Net Anda:

image_4

Dalam beberapa browser lama (misalnya, Internet Explorer 5), hanya itu saja yang perlu dilakukan. Namun untuk browser versi terbaru dari Firefox, Internet Explorer dan Chrome, Anda perlu menambahkan dua link ke favicon Anda ke bagian head dalam HTML Anda. Jika Anda menggunakan master page, dua link ini ditaruh di bagian head pada master page:

<head runat=”server”>
<title>My Website</title>
<link runat=”server” rel=”shortcut icon” href=”favicon.ico” type=”image/x-icon”/>
<link runat=”server” rel=”icon” href=”favicon.ico” type=”image/ico”/>
</head>

Alasan Anda memiliki dua link untuk favicon yang sama adalah untuk memastikan favicon Anda bekerja pada semua browser. Beberapa browser, seperti Firefox, akan bekerja dengan baik walaupun anda hanya menaruh satu link. Tapi untuk Internet Explorer versi 6 dan 7 lebih pemilih. Jadi lebih aman jika anda memasukkan dua link agar favicon anda dapat ditampilkan di semua browser.

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Apakah VPS/Dedicated/Shared ASP.NET yang Cocok Untuk Kebutuhan Saya?

Ketika mencari sebuah perusahaan ASP.NET Hosting, Anda harus selalu mencoba untuk mencari sebuah perusahaan yang menawarkan versi terbaru dari ASP.NET, IIS, dan Windows Server. Selain itu di plan mereka harus wajib memiliki setidaknya 1 MSSQL database, karena ini sangat digunakan oleh developer ASP.NET. Ya, Anda dapat menggunakan Access, namun Access memiliki batas-batas.

Hal-hal lain yang perlu diperhatiakan adalah apakah Anda mampu mendapatkan CPU yang memadai dan RAM yang memadai juga, apakah Anda memiliki dukungan aplikasi lengkap yang dapat dipercaya, dan apakah backup, pemantauan, dan keamanan semua diurus oleh penyedia hosting untuk Anda. Itu merupakan point yang perlu Anda perhatikan, coba Anda bayangkan jika software tersebut Anda kelola sendiri, Anda pastinya dapat kewalahan. Kecuali jika Anda memiliki dedicated sendiri, Anda dapat memantau kinerjaya sendiri atau dapat menggunakan jasa provider Anda untuk mengurusnya untuk Anda (manage dedicated hosting).

Perlu diketahui bahwa ASP.NET dan SQL dapat bekerja dengan baik jika RAM dan CPU yang mendukung aplikasi tersebut. Untuk itu, sangatlah diperlukan provider ASP.NET yang dapat diandalkan sehingga website Anda tidak loading/berjalan lama atau kadang-kadang muncul error yang aneh. Tapi jika memang Anda membutuhkan konsumsi CPU yang besar, Anda perlu membeli dedicated server sendiri atau minimal VPS.

Ketika memilih perusahaan, Anda perlu mencari dan menemukan review dari perusahaan tersebut dan pastikan juga Anda mencari perusahaan yang benar-benar fokus/spesialis di bidang ASP.NET. Sehingga pada akhirnya Anda tidak akan menyesal. Janganlah mencari perusahaan yang mempunyai biaya hosting yang murah, bisa jadi mereka hanya ingin mendapatkan uang Anda, lalu mereka pergi begitu saja, atau servis yang diberikan sangatlah tidak baik.

Untuk info lebih lengkap mengenai shared, VPS dan dedicated hosting, Anda dapat mempelajarinya lebih lengkap, jadi Anda dapat memutuskan dengan benar apa yang benar-benar Anda butuhkan.

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , | Leave a comment

Cara Mengatasi System.Security.SecurityException: Request for the permission of type ‘System.Web.AspNetHostingPermission, System, Version=2.0.0.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=b77a5c561934e089′ failed

Error ini dapat sering terjadi karena banyak hal. Dalam kasus ini, saya mencontohkan error ini terjadi pada saat saya mencoba publish ASP.NET MVC 3 di IIS 7.5.

Untuk mengatasi error ini, sangatlah mudah, Anda hanya perlu ke “Load User Profile”, lalu ganti ke True seperti gambar di bawah ini:

 

Pasti tidak ada masalah lagi. Semoga membantu. 🙂

Categories: ASP.NET, ASP.NET MVC | Tags: , , , , , | Leave a comment

ASP.NET Hosting – Indonesia :: Bagaimana Cara Mengaktifkan SQL Server Session di Web Applikasi Anda

Di ASP.NET, ada 3 macam mode untuk menyimpan session Anda:

  • Inproc
  • StateServer
  • SQL Server

Tapi di sini, saya hanya akan membahas InProc dan SQL Server

Inproc Mode menawarkan performa yang lebih cepat karena session disimpan di IIS Worker Process. Kekurangan menggunakan mode ini adalah session dapat hilang apabila worker process kena recycle.

Sedangkan jika memakai SQL Server maka akan lebih pelan performanya daripada memakai InProc, kira 15-20% lebih pelan. Namun keuntungannya Anda tidak akan kehilangan session Anda walaupun worker process Anda kena recycle.

Untuk mengaktifkan SQL Server session, Anda perlu mengedit web.config file Anda seperti berikut ini:

< sessionState
mode="SQLServer"
allowCustomSqlDatabase = "true"
sqlConnectionString="data Source=<SQLSERVERNAME>;database=<SQLDATABASENAME>;user id=<SQLUSER>;password=<SQLPASSWORD>"
cookieless="true"
timeout="15"
/>

Semoga membantu. 🙂

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , | Leave a comment

ASP.NET Hosting – Indonesia :: Cara Host ASP.NET Aplikasi Anda ke Web Server (IIS)

Pada artikel ini, saya akan menunjukkan bagaimana cara host asp.net aplikasi di IIS 7 baik di Windows 7 maupun di Windows Server 2008 R2.

Windows ASP.NET Hosting Indonesia

Introduction

Secara umum bagian hosting dari aplikasi ini tidak dilakukan oleh developer, namun dalam beberapa skenario di mana ukuran tim yang kecil atau kita perlu untuk meng-host aplikasi pada server lokal, developer perlu melakukan semua pekerjaan ini. Pada artikel ini, saya akan menunjukkan bagaimana cara host sebuah aplikasi asp.net di IIS 7,5 pada Windows 7 Home Premium Sistem Operasi.

Langkah 1

Buka IIS baik dari Start Menu dengan menulis “inetmgr” perintah di kotak pencarian atau di jendela perintah (Anda harus memiliki hak administrator).

Anda juga dapat melakukan cara yang sama dengan ke Control Panel Anda–> click Administrative Tools–> IIS seperti gambar di bwah ini:

Pastikan IIS telah di install di komputer Anda, kalau tidak Anda tidak dapat melihat opsi tersebut. 🙂

Langkah 2

Nah, setelah Anda membuka IIS seperti gambar di bawah ini:

Sekarang right click pilih sites dan pilih Add web site dan di bwah ini screen yang muncul:

Masukkan nama Site Anda (di sini saya memakai SampleWebSite), pilih physical folder yang Anda inginkan untuk menyimpan file Anda lalu click OK.

Click tombol OK dapat memberikan “alert box” seperti di atas yang mengkomplain tentang port yang akan Anda gunakan. Karena port default 80 digunakan untuk situs web default dari IIS Anda sehingga Anda perlu mengubahnya. Klik pada tombol No pada “alert box” di atas dan ganti port Anda. Saya telah mengubah port untuk 8123 sesuai dengan yang ditampilkan di bawah ini dan klik tombol OK.

Lalu klik OK, maka akan muncul gambar di bawah ini:

Langkah 3

Klik Advance Settings, Anda dapat merubah settingannya atau default saja.

Langkah 4

Sekarang, web Anda telah siap utk di-browsing, right click pada nama web Anda (SampleWebSite pada contoh saya) dan ke Manage Web site–> Browse dan kamu akan melihat Internet Windows Explorer terbuka yang menampilkan web Anda.

Langkah 5

Pemberitahuan: Website Anda tidak dapat bekerja jika Anda telah men-develop Visual Studio 2010 karena web.config Anda mungkin memiliki beberapa tag yang tidak diidentifikasi oleh IIS. Hal ini dikarenakan website yang kita create sekarang hanya akan meng-host website Anda di applikasi pool Anda sendiri yang cuman memiliki .NET 2 versi. Jadi, Anda perlu mengubah ke versi NET Framework. 4.0.

Klik Application Pool pada panel sebelah kiri dan double click pada Application Pool Web Anda dan Anda pasti dapat melihat gambar di atas, lalu pilih .net 4 sebagai pilihan Anda. Sekarang, ikutin langkah 4 sebelumnya dan Anda dapat melihat default page Anda.

Semoga tutorial di atas membantu. 🙂

Categories: ASP.NET | Tags: , , , , , | 5 Comments

Create a free website or blog at WordPress.com.